Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

H-6 Lebaran, 23 Ribu Kendaraan Telah Lintasi GT Cikampek Utama

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 13:52 WIB | Oleh:
H-6 Lebaran, 23 Ribu Kendaraan Telah Lintasi GT Cikampek Utama Doc: antara foto
Ket. Kondisi di GT Cikampek Utama, Karawang.

JAKARTA - Sebanyak 23.610 kendaraan telah melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat dari arah Jakarta pada H-6 Lebaran, Minggu, mulai pukul 00.00 - 12.44 WIB.

Volume kendaraan tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan H-7 Lebaran, Sabtu (14/3) pada periode jam yang sama, yakni 20.665 kendaraan.

Tampak di lokasi pada pukul 13.10 WIB, arus kendaraan terpantau ramai lancar, dengan didominasi oleh kendaraan minibus, bus hingga truk sumbu dua.

Sementara truk sumbu tiga sudah jarang terlihat lantaran telah dibatasi melintas sejak pukul 12.00 WIB berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2026.

Di sejumlah gardu Gerbang Tol Cikampek Utama ke arah Palimanan (dari Jakarta) pun tidak terlihat penumpukan kendaraan.

Adapun dari arah Palimanan ke Jakarta, Gerbang Tol Cikampek Utama telah dilintasi 8.093 kendaraan atau hampir sepertiga volume kendaraan dari arah sebaliknya.

Sebelumnya, PT. Jasa Marga membuka 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan masa mudik Lebaran.

"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (14/3).

Ria mengatakan, peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, kendati belum terlalu signifikan.

“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa. Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.

Namun demikian, kata Ria, peningkatan volume kendaraan itu belum disertai rekayasa lalu lintas.

"Baik 'one way' maupun 'contra flow'. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.

Oleh karena itu, tambahnya, pembukaan 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama masih cukup untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Gunung Semeru Catat Aktivit...

Kota Tua Jakarta Bersiap Direvitalisasi

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Bersiap Di...

Menyambut Hari Raya Galungan di Bali

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Menyambut Hari Raya Galunga...
Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.