Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cianjur Siaga Penuh 24 Jam Selama Masa-masa Cuaca Ekstrem

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 21:41 WIB | Oleh:
Cianjur Siaga Penuh 24 Jam Selama Masa-masa Cuaca Ekstrem Doc: ist
Ket. cuaca ekstrem

CIANJUR – Pemkab Cianjur tak tidur untuk mengantisipasi selama cuaca ekstrem. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dengan intensitas tinggi yang diprakirakan terjadi selama beberapa hari ke depan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat, mengatakan informasi dari BMKG, curah hujan tinggi diprediksi akan terjadi sepanjang hari selama beberapa hari ke depan, sehingga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya bencana alam.

Untuk itu, BPBD Kabupaten Cianjur meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan 360 relawan di setiap desa dan kecamatan. Masyarakat juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan segera mengungsi ketika melihat tanda alam saat hujan terutama pada malam hari.

Pasalnya, kata dia, sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana tertinggi di Jawa Barat,

"Saat ini di sebagian besar wilayah Cianjur selama dua hari terakhir, hujan turun lebat pada malam hingga pagi, sehingga harus menjadi kewaspadaan terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana mulai dari utara hingga selatan," katanya.

Ratusan relawan yang disiagakan, ungkap dia, selain melakukan pengawasan juga membuat laporan situasi setiap harinya, serta melakukan mitigasi ketika terjadi bencana, termasuk segera mengevakuasi warga ke tempat yang dinilai aman.

Meski selama satu pekan terakhir belum ada laporan bencana alam yang terjadi, namun berbagai upaya antisipasi tetap dilakukan terutama di wilayah selatan yang rawan terjadi pergeseran tanah dan longsor setelah hujan turun deras.

"Beberapa hari terakhir wilayah Cianjur masih diguyur hujan, dan tidak ada laporan adanya bencana alam, longsor atau pergeseran tanah yang terjadi, kami berharap tidak ada bencana, namun petugas dan relawan serta masyarakat diimbau tetap waspada," katanya.

Dia meminta masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terutama yang tinggal di bantaran sungai dan tebing yang rawan longsor, segera mengungsi ketika hujan turun lebat dengan intensitas tinggi terutama saat petang hingga malam.

"Kami menyiagakan seluruh personel ditunjang dengan alat dan kendaraan, serta perlengkapan penanganan bencana alam bermesin, guna melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.

Personel yang disiagakan terus berkoordinasi dan memantau informasi melalui Relawan Tangguh Bencana Alam (Retana) diseluruh desa di Cianjur, sehingga ketika terjadi bencana dapat melakukan penanganan cepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.