Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

New Zealand Kian Agresif Impor Kendaraan Listrik

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 01:12 WIB | Oleh:
New Zealand Kian Agresif Impor Kendaraan Listrik Doc: Flickr/Takeshi Aida

WELLINGTON - Impor kendaraan bermotor rendah emisi New Zealand meningkat tajam dalam periode awal hingga Juni 2026, mempersempit kesenjangan dengan impor kendaraan bermesin pembakaran internal, menurut data resmi yang dirilis pada hari Senin (20/7).

Impor kendaraan beremisi rendah, yang mencakup kendaraan listrik murni, hybrid, dan plug-in hybrid, meningkat 33 persen menjadi 2,9 miliar dollar New Zealand atau sekitar 1,7 miliar dollar AS.

Sementara itu, impor kendaraan ICE, yang menggunakan bahan bakar solar atau bensin, naik 16 persen menjadi 3,1 miliar dollar New Zealand, kata Stats NZ dalam sebuah pernyataan.

"Kendaraan bermotor beremisi rendah menyumbang 48 persen dari total nilai seluruh impor kendaraan penumpang dalam periode satu tahun hingga Juni 2026," ujar juru bicara neraca internasional Stats NZ Shanna Dilworth.

Menurut departemen statistik tersebut, total nilai impor kendaraan penumpang mencapai 6,1 miliar dollar New Zealand pada periode satu tahun hingga Juni 2026, meningkat 23 persen dari tahun sebelumnya.

Selisih nilai antara kedua kategori tersebut telah menyempit seiring berjalannya waktu, dengan impor kendaraan ICE melampaui kendaraan beremisi rendah sebesar 202 juta dollar New Zealand pada periode satu tahun hingga Juni 2026, dibandingkan dengan selisih 4,5 miliar dolar New Zealand dalam tahun yang berakhir pada Juni 2019.

Dilworth mengatakan bahwa kendaraan listrik hybrid masih mendominasi, dengan nilai impornya meningkat 7,9 persen menjadi hampir 1,7 miliar dollar New Zealand dan mencakup hampir sepertiga dari total impor kendaraan penumpang.

Data statistik menunjukkan bahwa impor kendaraan listrik meningkat lebih dari dua kali lipat, naik 105 persen menjadi 810 juta dollar New Zealand, sementara impor kendaraan plug-in hybrid melonjak 76 persen menjadi 413 juta dollar New Zealand.

Stats NZ menyebutkan bahwa Jepang menjadi sumber terbesar kendaraan beremisi rendah yang diimpor New Zealand dengan pangsa 44 persen, diikuti Tiongkok sebesar 30 persen dan Korea Selatan sebesar 8,6 persen. Stats NZ menambahkan bahwa Tiongkok memasok 73 persen kendaraan listrik murni, sedangkan Jepang menjadi pemasok utama kendaraan hybrid. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.