Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gejolak Energi Global Uji Stabilitas Ekonomi

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, pakar energi dari Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti memproyeksikan harga minyak dunia masih berpotensi melonjak hingga sekitar 130 dokllar AS per barel jika eskalasi konflik Iran dan AS terus meningkat. Menurut Yayan, jika konflik berkembang hingga melibatkan pengerahan pasukan darat dan merusak infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah, gangguan pasokan bisa berlangsung lama dan mendorong harga minyak kembali melonjak.

“Sekarang justru eskalasinya lebih tinggi, karena Trump akan mengirim pasukan darat (ground troops) ke Iran,” ucap Yayan seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

28 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.