AS Beri Izin Impor Minyak Russia Demi Redam Efek Konflik Iran
📅 Jumat, 13 Mar 2026, 17:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohPelonggaran sanksi ini juga terjadi setelah percakapan telepon antara Trump dan Presiden Russia Vladimir Putin pada 9 Maret. Setelah itu, Dmitriev melakukan kunjungan ke Washington untuk membahas krisis energi dengan sejumlah pejabat AS termasuk utusan khusus Trump Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Di sisi lain, sejumlah negara mulai mempertimbangkan pembelian minyak Russia setelah kebijakan tersebut diumumkan. Wakil Perdana Menteri Thailand Phipat Ratchakitprakarn mengatakan negaranya siap membuka pembicaraan untuk membeli minyak mentah Russia.
Sebelumnya, Departemen Keuangan AS juga memberikan dispensasi serupa kepada India pada 5 Maret lalu. Kebijakan itu memungkinkan New Delhi membeli minyak Russia yang tertahan di laut akibat sanksi perdagangan.
Di tengah situasi tersebut, pemerintahan Trump juga mengambil sejumlah langkah tambahan untuk menjaga stabilitas pasar energi. Salah satunya dengan memerintahkan US International Development Finance Corporation menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan keuangan bagi perdagangan maritim di kawasan Teluk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gedung Putih juga tengah mempertimbangkan penangguhan sementara aturan pengiriman domestik yang dikenal sebagai Jones Act. Kebijakan ini bertujuan memastikan distribusi produk energi dan pertanian antar pelabuhan di AS tetap lancar.
Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller mengatakan pemerintah akan terus mengambil langkah untuk menekan harga energi. Ia menegaskan kebijakan tambahan kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Presiden mengambil setiap tindakan yang dia bisa untuk menurunkan harga dan Anda akan melihat lebih banyak lagi di hari-hari mendatang," kata Miller.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!