Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cegah Kebakaran Hutan, Warga Lebak Diimbau Tak Bakar Ilalang

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 09:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kebakaran Hutan, Warga Lebak Diimbau Tak Bakar Ilalang Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi kebakaran kawasan hutan di Lebak, Banten.

LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengimbau warga tidak membakar ilalang kering guna mencegah kebakaran kawasan hutan dan lahan pertanian di daerah tersebut.‎

"Kami mengkhawatirkan pembakaran ilalang kering yang diterpa angin kencang saat musim kemarau bisa menimbulkan kebakaran meluas," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak Iwan Darmawan dalam keterangan tertulis di Lebak, Rabu (22/7).

Kabupaten Lebak memiliki kawasan hutan yang luas. Selain Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), daerah ini juga memiliki hutan adat serta hutan produksi milik BUMN dan masyarakat.

Selama dua bulan terakhir, kemarau panjang tanpa curah hujan mulai memicu krisis air.

Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan kebakaran di kawasan hutan, lahan pertanian, permukiman warga, hingga wilayah masyarakat adat Badui.

‎Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan surat peringatan tentang kewaspadaan kebakaran ke seluruh aparatur kecamatan, desa, dan kelurahan, karena berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diprediksikan kemarau panjang selama Juli hingga November 2026.

‎"Kami juga minta warga agar melakukan pemeriksaan kabel arus pendek listrik, kebocoran kompor gas, tungku tempat memasak yang menggunakan kayu bakar dan tidak membakar sampah sembarangan, termasuk rerumputan ilalang," kata Iwan.

Iwan menyebutkan, jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Lebak periode Januari–Juni 2026 tercatat sebanyak 46 kasus dengan kerugian material sekitar Rp1,4 miliar dan tidak ada korban jiwa.

"Kami minta masyarakat dapat mewaspadai kebakaran selama musim kemarau," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Menbud Ajak Masyarakat Lestarikan Kebudayaan Melayu

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Lest...
Megapolitan
Pemprov DKI Terima Hibah As...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.