Kemacetan di Selat Hormuz Bahayakan Kelompok Rentan Dunia
📅 Kamis, 12 Mar 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisPenilaian Angkatan Laut AS menunjukkan gangguan berkelanjutan terhadap ekspor minyak Timur Tengah dan kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa AS siap menyediakan pengawal angkatan laut kapan pun diperlukan untuk memulai kembali pengiriman reguler di sepanjang jalur air utama tersebut.
Pengiriman barang di sepanjang selat sempit itu praktis terhenti sejak dimulainya perang AS-Israel dengan Iran lebih dari seminggu yang lalu, mencegah ekspor sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan menyebabkan harga minyak global melonjak ke level tertinggi yang belum pernah terlihat sejak tahun 2022.
Salah satu sumber mengatakan bahwa penilaian Angkatan Laut AS selama pengarahan hari Selasa tidak berubah dan pengawalan hanya akan mungkin dilakukan jika risiko serangan berkurang. AFP/CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!