Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Freya JKT48 Jadi Korban Manipulasi AI Selama 3 Tahun, Pakar Ingatkan Keamanan Data Pribadi

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 14:35 WIB | Oleh:
Freya JKT48 Jadi Korban Manipulasi AI Selama 3 Tahun, Pakar Ingatkan Keamanan Data Pribadi Doc: jkt48.freya
Ket. Member JKT48 Raden Rara Freyanasifa Jayawardana atau Freya meminta penjadwalan ulang terkait klarifikasi atas laporan dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan yang memanipulasi fotonya. Klarifikasi tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026).

JAKARTA - Member JKT48 Raden Rara Freyanasifa Jayawardana atau Freya meminta penjadwalan ulang terkait klarifikasi atas laporan dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan yang memanipulasi fotonya. Klarifikasi tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Iskandarsyah mengatakan permintaan penundaan datang dari pihak Freya. Oleh karena itu proses klarifikasi yang semula direncanakan dilakukan hari ini harus dijadwalkan ulang.

"Ditunda, dari yang bersangkutan meminta jadwal ulang," kata Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan kapan klarifikasi tersebut akan dilaksanakan. Hingga saat ini belum ada jadwal baru yang ditetapkan untuk pemeriksaan tersebut.

"Belum ada (penjadwalan ulang) untuk saat ini," ujar Iskandarsyah.

Polisi menyatakan proses penyelidikan terhadap laporan tersebut tetap berjalan. Aparat kepolisian saat ini tengah menelusuri sejumlah akun anonim yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan untuk memanipulasi foto Freya.

Menurut Iskandarsyah, akun-akun tersebut diduga memanfaatkan teknologi AI untuk mengedit foto korban secara tidak pantas. Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi pihak yang berada di balik akun anonim tersebut.

"Penyelidikan akun anonim," kata Iskandarsyah.

Namun demikian, pihak kepolisian belum merinci berapa jumlah akun yang sedang diselidiki. Identitas akun maupun platform yang digunakan juga belum diungkapkan kepada publik.

Kasus ini bermula ketika Freya melaporkan dugaan manipulasi foto menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa foto dirinya diedit menggunakan fitur AI dari platform Grok AI.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Murodih mengatakan laporan tersebut telah diterima dan kini sedang dalam tahap penyelidikan. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/519/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

"Telah terjadi dugaan tindak pidana manipulasi data melalui media elektronik yang diduga dilakukan terlapor dalam penyelidikan terhadap korban Raden Rara Freyanasifa Jayawardana," ujar Murodih.

Murodih menjelaskan kasus ini bermula ketika korban menemukan unggahan di media sosial yang menampilkan foto dirinya yang telah dimanipulasi. Foto tersebut disebut telah diedit hingga menampilkan pakaian tertentu menggunakan teknologi AI.

Menurutnya, korban juga menemukan sejumlah kata dalam unggahan tersebut yang dianggap tidak pantas. Hal tersebut membuat Freya merasa tidak nyaman dengan konten yang beredar di media sosial tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.