Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemudik Diberangkatkan Mulai 17 Maret

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Pemudik Diberangkatkan Mulai 17 Maret Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Jakarta, Selasa (10/3/).

JAKARTA – Dengan makin dekatnya Idul Fitri, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta segera memberangkatkan pemudik. Mereka akan diberangkatkan dari Monas pada tanggal 17 Maret. Mereka yang diberangkatkan adalah peserta program Mudik Gratis.

“Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik yang difasilitasi Pemerintah Jakarta mulai tanggal 17 Maret di Monas,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta, Selasa. Dia menyatakan jumlah pemudik kali ini naik. Awalnya, diprakirakan jumlah pemudik hanya sampai 26.000 orang, jadi lebih dari 30.000.

Untuk itu, Pemprov menambah bus untuk memfasilitasi antusiasme warga dari 670 bus jadi 709. Kendati demikian, dia menegaskan masyarakat yang diberangkatkan hanya yang sudah terverifikasi. Pramono berharap tidak ada masyarakat yang belum terverifikasi datang saat hari H keberangkatan.

“Jadi, semua pemudik harus terverifikasi. Kita hanya memberangkatkan yang sudah terverifikasi. Jadi, nggak ada yang mendadak-mendadak,” jelas Pramono. Senada dengan Pramono, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo, menyebutkan masyarakat yang sudah lolos verifikasi program Mudik Gratis akan diberangkatkan.

“Yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi, tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan terverifikasi,” tutur Syafrin. Sebelumnya, Pemprov Jakarta memberlakukan proses verifikasi ulang tiket mudik gratis pada saat hari keberangkatan untuk memastikan peserta terdaftar yang berangkat. Tiket tidak dipindahtangankan.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jakarta, Emanuel Kristanto, menegaskan tiket mudik gratis tidak boleh dipindahtangankan atau dijual kepada orang lain.

Menurut Pramono, program mudik gratis merupakan salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat kembali ke kampung halaman saat Idul Fitri. Selain meringankan biaya perjalanan, program tersebut juga diharapkan dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi untuk mudik.

Kemarin Pemerintah Jakarta mengadakan rapat dengan tema utama: memutuskan logo 5 Abad Jakarta, program mudik, serta antisipasi arus mudik dan arus balik. Pramono menambahkan, pemerintah daerah berupaya memastikan proses keberangkatan berjalan tertib serta tidak menimbulkan kerumunan pada saat hari pemberangkatan. Karena itu, hanya peserta yang telah terdaftar dan lolos verifikasi yang diperbolehkan mengikuti program tersebut.

Ia juga berharap program mudik gratis dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode arus mudik Lebaran. Pengurangan kendaraan pribadi dinilai penting untuk menjaga kelancaran perjalanan para pemudik. Program mudik gratis merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jakarta menjelang Idul Fitri. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya perjalanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.