Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalteng Waspadai Kemarau Lebih Awal Auna Antisipasi Karhutla

📅 Senin, 09 Mar 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Pemprov Kalteng Waspadai Kemarau Lebih Awal Auna Antisipasi Karhutla Doc: ANTARA/HO-BPBD Kotim
Ket. Petugas memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu (21/1).

PALANGKA RAYA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mewaspadai potensi kemarau yang diprediksi terjadi lebih awal pada 2026, sebagai upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sangat penting memperkuat kesiapsiagaan berbagai pihak dalam menghadapi potensi musim kemarau 2026 yang diperkirakan dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla di wilayah Kalimantan Tengah," kata Pelaksana Tugas Sekda Kalteng Leonard S Ampung di Palangka Raya, Senin.

Dia mengatakan hal itu dalam konferensi video diseminasi prediksi musim kemarau pada 2026 di Kalteng bersama pihak terkait lainnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, di antaranya musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang.

Selain itu, curah hujan yang cenderung berada di bawah kondisi normal atau lebih kering serta awal musim kemarau yang diperkirakan dimulai pada akhir Mei dengan puncak pada Agustus hingga Oktober 2026. Kondisi ini turut dipengaruhi potensi fenomena El Nino.

“Strategi penanganan harus bergeser pada mitigasi yang tepat sasaran dengan fokus pada pencegahan dini serta memperkuat sinergi antar-instansi, baik pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, dunia usaha, maupun masyarakat,” ucapnya.

Ia mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) perlu segera diprogramkan sebagai langkah antisipasi.

Selain itu, penetapan status kedaruratan perlu dilakukan lebih awal agar dukungan sumber daya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta mekanisme pergeseran anggaran segera diproses.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Ahmad Toyib menambahkan tingkat bahaya karhutla pada tahun ini diperkirakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan pada 2025 dan 2024.

Hal ini dipengaruhi musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal, dimulai pada akhir Mei 2026 dengan kondisi yang lebih kering, sifat hujan di bawah normal, serta durasi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang hingga sekitar lima bulan.

“Selain itu, terdapat potensi terjadinya fenomena El Nino lemah mulai Juni 2026 yang dapat meningkatkan risiko karhutla di wilayah Kalimantan Tengah,” katanya.

Namun demikian, ia menilai pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan upaya pengendalian karhutla dapat berjalan dengan baik berkat sinergi seluruh pihak.

Keberhasilan pengendalian saat menghadapi fenomena El Nino moderat pada 2023 menjadi salah satu contoh, penguatan program dan kegiatan rutin serta ketepatan pelaksanaan operasi di lapangan melalui deteksi dini dan pemadaman dini mampu menekan dampak karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.