Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Jelang Lebaran

📅 Senin, 09 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Jelang Lebaran Doc: antara
Ket. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran 2026

Jakarta – Anggota Komisi XII DPR Shanty Alda Nathalia meminta pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk merespons kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran 2026.

Seperti dikutip dari Antara, Shanty menilai situasi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap biaya transportasi, logistik, hingga harga barang dan jasa di tingkat masyarakat.

Menurutnya, setiap penyesuaian harga BBM umumnya berdampak langsung pada sektor transportasi dan distribusi barang. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kenaikan biaya operasional tersebut dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kenaikan harga beberapa jenis BBM perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap biaya transportasi dan logistik yang kemudian akan berimplikasi pada naiknya harga barang dan jasa di tingkat masyarakat,” ujar Shanty di Jakarta, Minggu (8/3).

Ia menekankan bahwa kenaikan harga BBM terjadi pada periode yang sensitif, yakni bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri. Pada masa ini mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan seiring dengan aktivitas mudik serta meningkatnya kegiatan ekonomi dan konsumsi rumah tangga.

“Kondisi ini perlu segera diantisipasi pemerintah mengingat kita sedang berada di tengah periode Ramadhan dan mendekati Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan aktivitas konsumsi rumah tangga biasanya mengalami kenaikan. Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi agar penyesuaian harga BBM tidak memberikan tekanan berlebih terhadap daya beli masyarakat,” katanya.

Sebagai anggota Komisi XII DPR yang membidangi sektor energi, Shanty juga meminta pemerintah memastikan stabilitas pasokan energi serta menjaga keseimbangan antara kebijakan energi dan perlindungan daya beli masyarakat.

Ia menilai langkah antisipatif sangat penting agar momentum Ramadhan dan Lebaran tetap dapat berjalan dengan baik tanpa diiringi tekanan ekonomi yang berlebihan, terutama bagi masyarakat menengah dan kelompok rentan.

Ke depan, Shanty berharap pemerintah terus memantau dinamika harga energi sekaligus menyiapkan kebijakan yang responsif guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Nasional
DPR Gelar Rapat Paripurna K...
Advertisement
Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.