BPBD Laporkan 18 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta Barat Masih Tergenang Banjir
📅 Senin, 09 Mar 2026, 11:39 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: BPBD DKI
JAKARTA - BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Senin (9/3) pukul 04.00 WIB masih terdapat 18 RT dan dua ruas jalan yang tergenang banjir. Genangan ini imbas hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu (8/3).
BPBD DKI mentebut, zeluruh genangan yang tersisa berada di wilayah Jakarta Barat dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 90 sentimeter. Genangan dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan beberapa aliran kali di wilayah tersebut.
BPBD merinci wilayah terdampak antara lain di Kelurahan Duri Kosambi sebanyak 4 RT dengan ketinggian air 30–80 cm akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Semanan. Kemudian di Kelurahan Rawa Buaya terdapat 9 RT dengan ketinggian air 60–90 cm yang dipicu curah hujan tinggi.
Sementara itu di Kelurahan Jelambar tercatat 1 RT tergenang dengan ketinggian sekitar 30 cm akibat luapan Kali Grogol. Genangan juga terjadi di Kelurahan Kembangan Selatan sebanyak 2 RT dengan ketinggian sekitar 50 cm.
Banjir di wilayah ini diperparah oleh luapan Kali Bendungan Kali Pelopor. Serta Kelurahan Kembangan Utara sebanyak 2 RT dengan ketinggian 40–60 cm.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, genangan juga terjadi di dua ruas jalan yakni Jalan Kapuk Muara Raya di Kelurahan Kapuk Muara dan kawasan lampu merah Luar Kembangan Raya di Kembangan Selatan. Ketinggian air di kedua lokasi berkisar 15 hingga 70 cm akibat hujan deras dan luapan Kali Angke.
Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke beberapa titik pengungsian. Di Kedaung Kali Angke, pengungsi tersebar di Masjid Jami AlKhaeer (11 KK/28 jiwa), Masjid Uswatun Hasanah (20 KK/50 jiwa), dan Masjid Jami AlFudhollah (13 KK/60 jiwa).
Di Kelurahan Kembangan Selatan, pengungsi berada di Masjid At-Taqwa (27 KK/80 jiwa) dan Majelis Darul Muhyi (13 KK/50 jiwa). Sementara di Kembangan Utara, warga mengungsi di Masjid Jami Al Ikhlas dan Mushola At Tihanah (36 KK/108 jiwa), Ruang Literasi serta SDN 05/08 (13 KK/33 jiwa), dan Sekolah SDSN 01 Pagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikutnya, di Kelurahan Jelambar, pengungsi tercatat berada di Mushola At Taqwa. Pengungsi dilaporkan sebanyak 10 KK atau 30 jiwa.
BPBD juga melaporkan sejumlah genangan yang sebelumnya terjadi di beberapa wilayah kini telah surut. Antara lain di Cengkareng Timur (1 RT), Kedoya Utara (4 RT), Kembangan Utara (2 RT), Kedaung Kali Angke (4 RT), dan Duri Kosambi (1 RT).
Beberapa ruas jalan yang sebelumnya tergenang juga sudah dapat dilalui kembali, di antaranya Jl. Puri Kembangan, Jl. Daan Mogot KM 13, Jl. Perumahan Green Garden Kedoya Utara. Kemudian, Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Jl. Srengseng Raya, serta Jl. Daan Mogot depan Victoria di Cengkareng Timur.
BPBD DKI menyatakan telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di lapangan. Serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Selain itu, pemerintah daerah bersama lurah dan camat setempat juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. BPBD menargetkan genangan dapat segera surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi nomor layanan 112 yang tersedia gratis dan beroperasi selama 24 jam. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!