Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:43 WIB | Oleh: Diapari SWahyu menuturkan, mereka bertiga mencoba menanyakan kepada dua orang petugas keamanan yang ada di pintu.
Kedua Satpam tersebut menyampaikan sempat ada keributan, tapi bukan di dalam kawasan PT PMM, melainkan di depan kantor PT PMM.
"Dedy melihat satu unit truk akan memasuki gudang PT PMM dan mengambil foto. Sepertinya sopir truk itu tidak senang, kemudian turun dari mobil dan meminta Dedy menghapus foto itu. Setelah foto dihapus, kemudian truk masuk ke dalam gudang PT PMM," tuturnya.
Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, beberapa saat kemudian datang satu mobil minibus jenis Toyota warna silver.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua Satpam yang sebelumnya berbincang dengan wartawan kemudian menghampiri mobil tersebut.
Salah seorang yang keluar dari dalam mobil menunjukan tanda pengenal. Kemudian bersama dua orang Satpam masuk ke dalam pekarangan PT PMM, dan meminta wartawan menunggu di luar.
"Sebagian anggota Satgas masih berada di dalam mobil, juga menunggu di luar. Truk yang sebelumnya masuk ke dalam pekarang PT PMM, kemudian bergerak ke luar," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Nah, Dedy ini kembali mengambil gambar. Kayaknya sopir truk itu melihat Dedy mengambil foto, terus turun dari mobil dan langsung memukul Dedy di bagian wajahnya. Dengan nada ancaman dia ngomong ke Dedy, tunggulah kamu di sini! Ku panggil kawan-kawanku," kata Wahyu.
Melihat kondisi tidak kondusif, Wahyu Kurniawan dan Frendy Primadana bermaksud meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
Namun saat hendak pergi, ada orang yang Satpam menarik baju Frendy Primadana dari belakang, sehingga membuatnya terjatuh dari boncengan motor Wahyu.
"Aku berhasil lolos, tapi Frendy Primadana dan Dedy Wahyudi sempat tertahan oleh pihak keamanan perusahaan," ujarnya.
"Selang beberapa lama Aku berusaha menghubungi Frendy Primadana untuk mengetahui kondisi mereka. Dia minta Aku cari bantuan agar mereka bisa ke luar dari lokasi gudang PT PMM," bebernya.
Hingga berita ini dipunlish, PT PMM dan pihak terkait dalam upaya konfirmasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!