Rekayasa Lalu Lintas Stasiun Kota 6–9 Maret 2026: Lokasi Penutupan dan Jalur Alternatif
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 19:05 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: MRT Jakarta
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan sekitar Stasiun Kota pada 6 - 9 Maret 2026 untuk mendukung kelanjutan pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 2A. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian pekerjaan konstruksi paket CP205 yang berkaitan dengan sistem perkeretaapian.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menjelaskan pekerjaan konstruksi tersebut mencakup sejumlah instalasi utama pada jalur MRT. Tahapan yang dikerjakan meliputi pemasangan rel, sistem persinyalan, serta jaringan kelistrikan di lintas Bundaran HI hingga Stasiun Kota.
"Pekerjaan ini meliputi pemasangan rel, sistem persinyalan, serta jaringan kelistrikan pada lintas Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Kota," ujar Rendy dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).
Ia mengatakan selama periode pekerjaan berlangsung, aktivitas konstruksi juga dilakukan di area utara Stasiun Kota. Lokasi pekerjaan berada di Jalan Pintu Besar Selatan, tepatnya di sekitar kawasan dekat Bank Jakarta.
Menurut Rendy, pekerjaan di lokasi tersebut meliputi proses penurunan berbagai peralatan konstruksi yang akan digunakan dalam tahap pembangunan berikutnya. Peralatan yang diturunkan di antaranya forklift, table generator, perangkat pengelasan, hingga mesin Flash Butt Welding (FBW) yang berfungsi untuk proses penyambungan rel kereta.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pekerjaan penurunan peralatan tersebut dilaksanakan pada malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB," ujarnya.
Selama proses kegiatan berlangsung, dua lajur lalu lintas di Jalan Pintu Besar Selatan dekat Bank Jakarta akan ditutup sementara. Penutupan dilakukan pada ruas jalan dari perempatan arah utara menuju selatan hingga kawasan depan Gedung Biru International.
Sebagai dampaknya, kendaraan kecil dan armada Transjakarta yang melintas di kawasan tersebut akan dialihkan ke jalur lain. Rute pengalihan diarahkan melalui Jalan Pintu Besar Selatan sisi barat menuju kawasan Jalan Asemka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena kapasitas jalan di lokasi relatif terbatas, sistem buka-tutup lalu lintas akan diterapkan untuk mengatur pergerakan kendaraan dari dua arah. Skema tersebut memungkinkan kendaraan melintas secara bergantian agar arus lalu lintas tetap berjalan.
Sementara itu, pada rentang waktu pukul 04.00 hingga 22.00 WIB, pengaturan lalu lintas di Jalan Pintu Besar Selatan tetap berjalan seperti biasa. Bus Transjakarta, kendaraan penghuni kawasan, serta sepeda motor masih dapat melintas dari arah selatan ke utara maupun sebaliknya.
Meski demikian, pengendara kendaraan kecil diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Rute alternatif yang dapat digunakan antara lain melalui Jalan Pinangsia dan Jalan Pancoran.
"PT MRT Jakarta bersama Sojitz Corporation selaku kontraktor pelaksana juga menyiapkan sejumlah langkah pengamanan di lokasi pekerjaan, seperti pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, serta lampu penerangan jalan," kata Rendy.
Proyek MRT Jakarta Fase 2A sendiri merupakan bagian dari pengembangan jaringan transportasi massal yang menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga Kota Tua. Pembangunan jalur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi publik sekaligus mengurangi kemacetan di pusat Kota Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!