Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Menyerang Kelompok Kurdi di Irak Seiring Konflik yang Meluas

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 20:10 WIB | Oleh:

Belum ada detail langsung mengenai dampaknya.

Ledakan itu terjadi bersamaan dengan pernyataan Israel bahwa mereka telah melancarkan "gelombang serangan skala besar terhadap infrastruktur rezim teror Iran di seluruh Teheran."

Sebelumnya, Iran telah menembakkan rudal ke arah Israel.

Para reporter AFP di Yerusalem mendengar ledakan, tetapi tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa, dan militer Israel kemudian memerintahkan orang-orang untuk meninggalkan tempat perlindungan.

Di seberang perbatasan di Lebanon, Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola negara melaporkan beberapa serangan pada Kamis pagi, termasuk dua serangan di benteng Hizbullah di Beirut selatan, di mana rekaman AFPTV menunjukkan asap mengepul.

Mengutip kementerian kesehatan, NNA mengatakan bahwa serangan Israel terhadap sebuah apartemen di Beddawi, sebuah kamp pengungsi Palestina dekat Tripoli, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai satu orang lainnya.

Dan di sebuah jalan di Lebanon selatan, sebuah drone menabrak sebuah kendaraan, menewaskan tiga orang, lapor NNA, tanpa merinci siapa yang berada di balik serangan itu.

Israel tidak segera mengklaim salah satu serangan terbaru, tetapi serangan mereka telah menewaskan sedikitnya 75 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi dalam beberapa hari terakhir.

Lebanon telah terseret ke dalam konflik sejak Hizbullah yang didukung Iran mulai menembakkan roket ke Israel, dan pasukan Israel kini telah memasuki kota-kota perbatasan, memaksa evakuasi massal.

Evakuasi di Qatar

Iran membalas serangan AS-Israel dengan menyerang kepentingan yang terkait dengan AS di negara-negara tetangganya di Teluk, serta infrastruktur energi.

Qatar mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka sedang mengevakuasi warga yang tinggal di dekat kedutaan besar AS di ibu kota Doha, setelah sebelumnya mengumumkan telah menggagalkan serangan terhadap Bandara Internasional Hamad.

Sebelumnya, Qatar telah memperingatkan warganya untuk "tetap berada di dalam rumah dan bangunan" dan "menghindari keluar kecuali jika diperlukan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Megapolitan
Tangerang Diminta Eksploras...
Luar Negeri
AS dan Jepang Bahu-membahu ...

Obligasi Daerah Jangan Jadi Beban

58 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.