Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Menyerang Kelompok Kurdi di Irak Seiring Konflik yang Meluas

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 20:10 WIB | Oleh:

Di Washington, Senat AS pada hari Rabu menolak resolusi yang bertujuan untuk membatasi aksi militer AS.

Upaya tersebut gagal terutama karena perbedaan pandangan partai, dengan Partai Republik mendukung Trump.

Sekalipun RUU tersebut lolos dari Senat dan DPR - di mana pemungutan suara untuk resolusi serupa diperkirakan akan dilakukan pada hari Kamis - Trump tetap dapat memvetonya.

Sementara itu, kepala IMF Kristalina Georgieva memperingatkan pada hari Kamis bahwa konflik tersebut akan menguji ketahanan ekonomi global.

"Kita berpotensi berada dalam periode perubahan yang berkepanjangan," katanya.

Sebuah kapal tanker di perairan lepas Kuwait menjadi korban terbaru dari konflik tersebut, setelah dihantam oleh "ledakan besar" yang menyebabkan tumpahan minyak, menurut laporan badan keamanan maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO).

Menghadapi kekurangan energi, Korea Selatan mengatakan akan mengaktifkan dana stabilisasi pasar senilai US$68 miliar, sementara China dilaporkan memerintahkan kilang minyak untuk menghentikan ekspor solar dan bensin.

China juga mengumumkan akan mengirim utusan khusus untuk menengahi konflik tersebut, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut. SB/AFP

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Megapolitan
Tangerang Diminta Eksploras...
Luar Negeri
AS dan Jepang Bahu-membahu ...

Obligasi Daerah Jangan Jadi Beban

58 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.