Iran Menyerang Kelompok Kurdi di Irak Seiring Konflik yang Meluas
📅 Kamis, 05 Mar 2026, 20:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STiga belas orang, tujuh di antaranya warga sipil, telah tewas di negara-negara sekitar Teluk sejak perang dimulai, termasuk seorang gadis berusia 11 tahun di Kuwait.
Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar semuanya mengatakan bahwa mereka telah mencegat rudal Iran pada hari Rabu, termasuk sebuah drone yang akan menghantam kilang minyak Ras Tanura milik Arab Saudi yang besar.
Turki pun ikut terseret, setelah sebuah rudal yang diluncurkan dari Iran dihancurkan oleh pertahanan udara NATO (North Atlantic Treaty Organization) saat menuju wilayah udaranya.
Sementara seorang pejabat Turki mengatakan bahwa rudal itu tampaknya ditujukan ke pangkalan Inggris di Siprus, Turki memanggil duta besar Iran terkait insiden tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri luar negerinya juga memperingatkan rekan sejawatnya dari Iran untuk menghindari "segala langkah yang dapat menyebabkan meluasnya konflik".
Meskipun demikian, perang tampaknya semakin meluas, dengan Amerika Serikat menembak jatuh kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka pada hari Rabu.
Para pejabat Sri Lanka telah menemukan 87 jenazah, sementara lebih dari 60 orang masih hilang dalam serangan terhadap fregat IRIS Dena.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 32 pelaut lainnya diselamatkan oleh pasukan Sri Lanka.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan 1.045 personel militer dan warga sipil telah tewas sejak perang dimulai, jumlah yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.
Iran mengatakan lebih dari 150 orang, banyak di antaranya anak-anak , tewas dalam serangan terhadap sebuah sekolah pada hari Sabtu di kota Minab, selatan negara itu.
Para reporter AFP tidak dapat mengakses situs tersebut secara independen untuk memverifikasi jumlah korban. Pejabat AS mengatakan mereka sedang menyelidiki kematian yang dilaporkan tersebut.
Pihak berwenang AS mengatakan enam tentara telah tewas dalam perang tersebut.
Dampak Ekonomi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!