Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Peluang di Agus Salim, Semen Padang Gagal Menang Meski Lawan Main 10 Orang

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 01:31 WIB | Oleh:
Hujan Peluang di Agus Salim, Semen Padang Gagal Menang Meski Lawan Main 10 Orang Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Para pemain Semen Padang FC meninggalkan lapangan usai mengahadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam (4/3).

PADANG - Kesebelasan Semen Padang FC menahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 0-0 dalam lanjutan BRI Super League pekan Ke-24 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam.

"Permainan berakhir 0-0 dan ini hasil yang tidak kita inginkan karena kita banyak sekali punya peluang," kata pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic usai laga.

Dejan mengaku kecewa banyaknya peluang emas yang didapatkan anak asuhnya namun tidak satu pun yang berhasil membuahkan gol. Di babak kedua, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengganti strategi namun langkah itu juga tidak memberikan hasil positif.

Pada awal-awal babak pertama Semen Padang FC mendapatkan beberapa kali peluang emas namun tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Peluang pertama lahir di menit keempat lewat tendangan bebas yang dilepaskan oleh Angelo Meneses.

Sepakan kaki kanan pemain belakang Kabau Sirah tersebut melambung tipis di atas mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dikawal oleh Cahya Supriadi. Tak berselang lama, anak asuh Dejan Antonic kembali mendapatkan kans mencetak gol lewat aksi solo Kasim Botan.

Pemain bernomor punggung 22 tersebut berhasil lepas dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan yang meluncur deras di sisi kanan gawang PSIM Yogyakarta. Beberapa menit kemudian, tim tuan rumah kembali mendapatkan sejumlah peluang salah satunya lewat tendangan Firman Juliansyah namun sepakannya masih bisa dihalau barisan pemain belakang tim tamu.

Pada menit Ke-36 petaka datang bagi PSIM Yogyakarta setelah wasit Naufal Adya Fairuski menghukum Fahreza Sudin dengan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Dalam pertandingan itu, Samuel langsung ditandu tim medis dan dilarikan dengan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif.

Pada babak kedua anak asuh Dejan Antonic bermain lebih tenang dan rapi. Sementara, Laskar Mataram julukan PSIM Yogyakarta lebih banyak menunggu kesempatan dan sesekali melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Semen Padang FC.

PSIM Yogyakarta bukan tanpa perlawanan dalam laga tersebut. Satu tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan anak asuh Jacobus Johannes Martinus nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Semen Padang FC aksi gemilang Rendy Oscario berhasil menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Hingga tambahan waktu empat menit di penghujung babak kedua, kedua tim sama-sama tidak mampu menjebloskan si kulit bundar. Dengan hasil itu Semen Padang kini masih tertahan di zona degradasi, atau menempati urutan Ke-16 hasil dari 24 pertandingan BRI Super League musim 2025-2026. Sementara, PSIM Yogyakarta berada di urutan kedelapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.