Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beijing Bidik Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen di Tengah Tantangan Global

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Beijing Bidik Pertumbuhan Ekonomi 4,5 Persen di Tengah Tantangan Global Doc: AFP/PETER PARKS

BEIJING - Pemerintah Tiongkok menetapkan target pertumbuhan ekonomi negaranya sebesar 4 hingga 4,5 persen pada 2026 atau turun dari target pertumbuhan ekonomi pada 2025 yang sebesar 5 persen.

"Tujuan utama yang diharapkan untuk pembangunan tahun ini adalah pertumbuhan ekonomi 4,5-5 persen dengan upaya untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam pekerjaan nyata," kata Perdana Menteri (PM) Tiongkok Li Qiang dalam pembukaan Sidang Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (NPC) di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (5/3).

Sidang NPC adalah bagian dari sidang "Dua Sesi", yang menggabungkan sidang NPC dan badan penasihat Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), di Beijing pada 4-12 Maret 2026.

"Kemudian, tingkat pengangguran perkotaan sekitar 5,5 persen dengan penambahan lapangan kerja baru di perkotaan adalah sebanyak lebih dari 12 juta orang," tambah Li Qiang.

Li Qiang menyebut pada tahun 2026, defisit anggaran juga ditetapkan sekitar 4 persen atau sama dengan tahun 2025, dengan skala defisit sebesar 5,89 triliun RMB atau meningkat 230 miliar RMB dibanding tahun sebelumnya.

Utang publik khusus juga akan mencapai 30 triliun RMB untuk pertama kalinya atau meningkat sekitar 1,27 triliun RMB ditambah dengan penerbitan utang khusus jangka panjang nasional sebesar 1,3 triliun RMB, yang akan dilanjutkan untuk mendukung pembangunan proyek penting dan inisiatif lainnya.

"Kebijakan moneter akan difokuskan pada stabilitas pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, stabilitas nilai tukar, fleksibilitas tinggi untuk menurunkan suku bunga dan instrumen kebijakan lainnya," kata PM Li Qiang.

Sementara itu, Indeks Harga Konsumen (CPI) dipatok sebesar sekitar 2 persen atau sama dengan target pada 2025.

Pada Januari lalu, Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan perekonomian negara tersebut tumbuh 5 persen di 2025, di mana hal itu sejalan dengan target resmi pemerintah.

Rinciannya adalah pada kuartal I tumbuh 5,4 persen, kuartal II tumbuh 5,2 persen, kuartal III tumbuh 4,8 persen, dan kuartal IV mencapai 5,2 persen.

Artinya, tingkat pertumbuhan 5 persen itu sama dengan pertumbuhan tahun 2024, yaitu sebesar 5 persen, tetapi lebih rendah daripada tahun 2023 yang mencapai 5,4 persen. Secara total, GDP Tiongkok mencapai 140,18 triliun RMB pada 2025 atau 20,05 triliun dolar AS.

Menurut Biro Statistik Nasional Tiongkok, pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada kuartal IV ditopang dari penjualan ritel yang meningkat 3,7 persen dari tahun sebelumnya, yaitu senilai 50,12 triliun RMB dan output industri naik sebesar 5,9 persen.

Investasi untuk aset tetap di luar sektor properti juga naik 3,5 persen, yaitu senilai 48,518 triliun RMB; sedangkan total ekspor dan impor Tiongkok juga tumbuh 3,8 persen, yaitu senilai total 45,46 triliun RMB.

Sementara itu, penjualan barang ritel pada 2025 mencapai 501,2 miliar RMB atau tumbuh 3,7 persen. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.