Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10.060 Peserta Umrah Telah Tiba di Tanah Air

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
10.060 Peserta Umrah Telah Tiba di Tanah Air Doc: Antara
Ket. Jamaah umrah asal Indonesia yang menunggu kepulangan ke tanah air di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Jakarta - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan proses pemulangan jamaah umrah ke Indonesia berjalan dengan pengawasan dan pendampingan yang intensif dan hingga 3 Maret 2026 sudah 10.060 orang pulang ke tanah air.

“Kami memastikan seluruh jamaah mendapatkan pendampingan secara langsung, mulai dari proses check-in hingga keberangkatan,” ujar Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah Muhammad Ilham Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

KJRI Jeddah melakukan pengawasan langsung di seluruh area pelayanan jamaah, khususnya Terminal 1 dan Terminal Haji. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam memastikan perlindungan maksimal bagi jamaah.

KJRI Jeddah menegaskan perlindungan jamaah menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulangan mengingat kondisi eskalasi yang terjadi.

“Negara hadir untuk memberikan perlindungan, terutama bagi jamaah yang menghadapi kendala penerbangan,” ujar Ilham.

Meski banyak peserta umrah yang telah kembali sesuai jadwal, berdasarkan data per 3 Maret 2026 terdapat 300 orang mengalami keterlambatan penerbangan (stranded).

Jamaah tersebut tersebar di Kota Jeddah dan Makkah, dengan kendala utama pada jadwal penerbangan lanjutan serta koordinasi visa dan penerbangan transit.

Menanggapi hal tersebut, KJRI Jeddah melalui Tim Teknis Urusan Haji melakukan sejumlah langkah koordinasi berkelanjutan dengan maskapai penerbangan untuk memastikan kepastian jadwal keberangkatan.

“Memastikan penyediaan konsumsi dan kebutuhan dasar bagi jemaah yang masih menunggu penerbangan. Berkoordinasi dengan pihak travel dan penanggung jawab visa guna mempercepat penyelesaian administrasi,” kata dia.

“KJRI juga memantau secara bergiliran selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi penumpukan jamaah,” ujarnya menambahkan.

Meskipun jumlah jamaah yang tertahan cukup signifikan, seluruh kondisi dapat ditangani secara koordinatif dan terkendali.

“Kami terus siaga 24 jam. Prinsipnya, tidak boleh ada jamaah yang merasa ditinggalkan. Perlindungan dan pendampingan adalah tanggung jawab yang kami jalankan secara penuh,” kata dia.

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) pada Minggu (1/3) tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi untuk melaksanakan umrah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Olahraga
Kesabaran Swiatek Uji Ketaj...
Olahraga
Lukaku Tinggalkan Napoli, G...
Daerah
Waspada TPPO! Imigrasi Sulu...
Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Boeing 737-800

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Boeing 737-800

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.