Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Diet Tinggi Protein Relatif Aman bagi Ginjal Sehat

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi: Diet Tinggi Protein Relatif Aman bagi Ginjal Sehat Doc: ultalabtest.com

JAKARTA - Anggapan bahwa diet tinggi protein dapat merusak ginjal telah lama menjadi perdebatan, terutama di kalangan pelaku kebugaran, namun, bukti ilmiah menunjukkan risiko tersebut tidak otomatis berlaku bagi orang dengan fungsi ginjal normal.

Melansir laman Medical Daily, Sabtu (28/2), diet tinggi protein umumnya didefinisikan sebagai konsumsi di atas 1,0–1,2 gram per kilogram berat badan per hari.

Asupan di atas 1,6–2,0 gram per kilogram per hari dalam jangka panjang tergolong sangat tinggi. Pada orang dengan berat 70 kilogram, angka itu setara dengan lebih dari 110–140 gram protein setiap hari.

Menurut National Kidney Foundation, ginjal sehat dirancang untuk menyaring limbah hasil metabolisme protein, seperti urea. Ketika asupan protein meningkat, ginjal memang bekerja lebih aktif dan laju penyaringan darah atau glomerular filtration rate (GFR) bisa naik.

Kondisi ini dikenal sebagai adaptif hyperfiltration. Pada orang sehat, peningkatan tersebut dinilai sebagai respons alami tubuh, bukan tanda kerusakan ginjal.

Tinjauan penelitian yang tersedia melalui National Institutes of Health menunjukkan bahwa asupan protein lebih tinggi memang meningkatkan GFR, tetapi tidak ditemukan bukti kerusakan ginjal progresif pada orang dengan fungsi ginjal normal.

Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa faktor lain seperti hipertensi yang tidak terkontrol, obesitas, dan diabetes tipe 2 tetap menjadi penyebab utama gangguan ginjal. Dalam kondisi tersebut, beban tambahan pada ginjal bisa menjadi masalah.

Konsumsi protein dalam jumlah sangat tinggi tanpa pengawasan medis juga dinilai tidak memberikan manfaat tambahan yang jelas.

Secara umum, bukti saat ini menunjukkan asupan protein dalam kisaran sedang hingga cukup tinggi tidak terbukti menyebabkan penyakit ginjal kronis pada orang dengan ginjal sehat.

Kualitas pola makan secara keseluruhan serta pengendalian tekanan darah dan gula darah tetap menjadi faktor yang lebih menentukan bagi kesehatan ginjal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.