Mbappe Jalani Perawatan Cedera Lutut di Paris, Tanpa Rencana Operasi
📅 Selasa, 03 Mar 2026, 09:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PARIS, PRANCIS – Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, berada di Paris pada hari Selasa (3/3) untuk menjalani perawatan cedera lutut. Meski demikian, tidak ada rencana operasi dalam waktu dekat bagi bintang Real Madrid tersebut, demikian disampaikan pihak terdekat pemain kepada AFP.
Real Madrid kemudian mengonfirmasi bahwa penyerang andalannya didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kiri saat berada di ibu kota Prancis. Klub raksasa Spanyol itu menyatakan Mbappe akan menjalani program penanganan “konservatif” tanpa tindakan pembedahan.
Dalam pernyataan resmi, kubu Mbappe menjelaskan bahwa sang pemain berada di Paris dengan didampingi tim medis Real Madrid.
“Atas kesepakatan dengan klub, ia menjalani pemeriksaan lanjutan pada lututnya dengan tujuan mengoptimalkan proses pemulihan dan mempersiapkan comeback-nya. Untuk saat ini, tidak ada intervensi bedah yang direncanakan,” bunyi pernyataan tersebut.
Los Blancos, yang harus menghadapi Getafe tanpa kehadiran top skor mereka, turut merilis diagnosis detail cedera tersebut. “Setelah menjalani serangkaian tes oleh dokter spesialis Prancis, di bawah pengawasan Layanan Medis Real Madrid, telah dikonfirmasi adanya keseleo pada lutut kiri Kylian Mbappe, serta kesesuaian metode perawatan konservatif yang sedang dijalani,” demikian pernyataan klub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mbappe diketahui mengalami masalah pada ligamen bagian luar lutut kirinya sejak akhir 2025. Pekan lalu, ia absen dalam leg kedua babak play-off Liga Champions melawan Benfica akibat “nyeri yang terus berlanjut” saat latihan, menurut sumber yang dekat dengan pemain.
Pihak Mbappe juga menegaskan tidak ada perbedaan pandangan antara klub dan tim nasional Prancis terkait metode penanganan cedera. Les Bleus tentu berharap sang kapten dapat kembali bugar sepenuhnya menjelang putaran final Piala Dunia mendatang.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyebut keputusan untuk menghentikan sementara aktivitas Mbappe merupakan hasil kesepakatan bersama. “Itu adalah konsensus antara semua pihak, Mbappe, pelatih, dan tim dokter. Kami menilai yang terbaik adalah ia beristirahat, memulihkan diri, dan kembali dalam kondisi 100 persen,” ujarnya kepada Movistar pekan lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arbeloa mengakui masa pemulihan tidak akan berlangsung singkat. “Ini bukan soal hitungan hari, mungkin akan sedikit lebih lama. Namun saya belum bisa memastikan berapa lama, semoga tidak terlalu lama,” katanya.
Belum dapat dipastikan apakah Mbappe, yang telah mencetak 38 gol dalam 33 penampilan musim ini, mampu tampil pada babak 16 besar Liga Champions menghadapi Manchester City. Leg pertama dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret, disusul leg kedua pada 17 Maret.
Sementara itu, tim nasional Prancis telah menjadwalkan dua laga uji coba di Amerika Serikat pada akhir bulan ini, masing-masing melawan Brasil di Boston pada tanggal 26 Maret dan Kolombia di Washington tiga hari berselang. Prancis akan memulai langkah di Piala Dunia pada 16 Juni menghadapi Senegal.
Kini, fokus utama adalah memastikan Mbappe pulih sepenuhnya. Dengan jadwal padat di level klub dan negara, keputusan untuk menempuh jalur konservatif dinilai sebagai langkah hati-hati demi menjaga kebugaran salah satu pemain paling berpengaruh di sepak bola dunia saat ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!