Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Terdampak Bencana di Sumatera Terima Tunjangan Rp2 Juta per Bulan

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 21:05 WIB | Oleh:
Guru Terdampak Bencana di Sumatera Terima Tunjangan Rp2 Juta per Bulan Doc: Antara Foto
Ket. Guru memandu siswa untuk membaca Al Quran pada hari pertama sekolah saat Ramadhan di SMPN 1 Malalak, Agam, Sumatera Barat

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan tunjangan khusus bagi guru berstatus ASN maupun non-ASN terdampak bencana Sumatera sebesar Rp2 juta per bulan yang diberikan selama tiga bulan sejak bulan Desember 2025.

Perwakilan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kemendikdasmen Jamjam Muzaki mengatakan tunjangan khusus itu ditargetkan menyasar 59.000 guru dengan proses penyaluran sudah mencapai lebih dari 50 persen.

“Tunjangan khusus, ada sekitar kami estimasi 59.000 dan yang sudah disalurkan sekitar 36.000 guru," kata Jamjam dalam acara Dialog Kebijakan Kemendikdasmen di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada Selasa.

Lebih lanjut ia menerangkan satu orang guru akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan dan akan diberikan selama tiga bulan.

"Jadi total mendapatkan tunjangan khusus untuk guru terdampak sekitar Rp 6 juta," ucapnya.

Adapun tiga bulan itu, kata dia, terhitung mulai dari bulan Desember 2025 hingga bulan Februari 2026.

Selain tunjangan khusus bagi guru, Jamjam mengatakan pihaknya akan terus memperhatikan kebutuhan riil di kawasan pascabencana, utamanya terkait usulan baru pemberian bantuan.

"Ini sedang dilakukan verifikasi beberapa usulan-usulan yang baru masuk. Karena pendataan ini dinamis ya di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya menargetkan pemulihan terhadap kondisi layanan pendidikan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, berlangsung dalam waktu tiga tahun.

“Mungkin kami target pemulihan ini sama dengan BNPB, 3 tahun,” kata Jamjam Muzaki.

Pada tahun ini pihaknya memprioritaskan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan yang akan didukung dengan penyesuaian kebijakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.