Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muhammad Farhan Luncurkan Program Gaslah, Warga Bandung Didorong Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah

📅 Senin, 02 Mar 2026, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Muhammad Farhan Luncurkan Program Gaslah, Warga Bandung Didorong Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah Doc: Antara
Ket. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) yang hadir di setiap rukun warga (RW) dirancang untuk membangkitkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat terhadap sampah.

“Setiap pagi petugas akan mengetuk pintu rumah warga untuk memastikan sampah sudah terpilah. Sampah organik akan dibawa dan diolah di titik-titik pengolahan yang telah ditentukan di tingkat kelurahan,” kata Farhan di Bandung, Minggu (1/3).

Ia menegaskan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan pengangkutan dan pembayaran retribusi, melainkan membutuhkan perubahan pola pikir serta tanggung jawab bersama masyarakat.

Menurut dia, sejak 14 Januari 2026 Bandung ditetapkan dalam kondisi darurat sampah dan berada di bawah pengawasan langsung pemerintah pusat.

“Kota Bandung ini kota binaan. Artinya kita diawasi langsung. Pertanyaannya, apa yang sudah kita lakukan? Apakah kita sungguh-sungguh melihat sampah sebagai masalah bersama,” katanya.

Farhan menyebut Kota Bandung saat ini berstatus sebagai kota binaan pemerintah pusat dalam penanganan sampah.

Menurut dia, kunci penyelesaian persoalan sampah terletak pada perubahan pola pikir warga, dari sekadar membayar agar sampah diangkut menjadi bertanggung jawab sejak dari rumah.

“Karena sampah yang ada di Kota Bandung berasal dari kita sendiri, maka kita yang harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan total produksi sampah Kota Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Dengan pembatasan ke TPA Sarimukti, sekitar 500 ton sampah harus ditangani secara mandiri di dalam kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.