Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! 'Lubang Maut' Kedalaman 3 Meter Muncul di Cipayung, Jalur Jaktim-Bekasi Putus Total

📅 Senin, 02 Mar 2026, 17:42 WIB | Oleh:

Pihak kelurahan juga telah berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Warga berharap perbaikan kali ini dilakukan secara menyeluruh agar kerusakan tidak kembali terulang dan akses vital di kawasan Cipayung tersebut dapat segera difungsikan kembali secara aman.

Seperti diketahui, jembatan di Jalan Kampung Kramat RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, itu kembali amblas meski sebelumnya sempat diperbaiki oleh jajaran Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur.

"Sabtu (28/2) sore sampai malam saya masih bisa lewat. Minggu (1/3) kemarin sudah total begini kondisinya, mobil sudah tidak bisa lewat, motor juga harus lewat pinggir bergantian," kata salah satu pengendara motor yang kerap melintas di lokasi, Mujiyo (56) di Jalan Kampung Kramat RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena mengganggu akses utama penghubung wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jakarta tersebut.

Menurut Mujiyo, kerusakan kali ini terbilang parah dan terjadi secara tiba-tiba dalam dua hari terakhir. Padahal sebelumnya, bagian jalan yang sempat turun itu sudah pernah ditambal aspal.

"Setahu saya, ini pertama kali rusak separah ini. Memang sebelumnya pernah agak turun sedikit di bagian aspal, lalu ditambal, diperbaiki. Tapi, sekarang amblasnya lebih dalam dan mengganggu sekali," jelas Mujiyo.

Amblasnya jembatan itu membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan yang masih bisa melintas harus bergantian, sementara mobil terpaksa mencari jalur alternatif melalui Jalan Kapuk-Sumir atau Jalan Tol PLN.

Hal itu pun berdampak pada meningkatnya waktu tempuh, bahkan berpotensi menimbulkan kemacetan di titik-titik pengalihan arus.

"Kalau muter lewat Sumir itu makan waktu lagi lima menit kalau tidak macet. Kalau macet bisa delapan menit lebih. Sangat merugikan pengguna jalan," ucap Mujiyo.

Mujiyo menambahkan selama 36 tahun melintasi jalur tersebut, baru kali ini ia menyaksikan jembatan itu amblas cukup dalam hingga membuat akses utama terganggu.

Sebelumnya, sejumlah personel Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memperbaiki jalan jembatan yang amblas di Jalan Kampung Kramat RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung.

Bagian jalan yang amblas ditambal dengan coldmix dan hotmix. Penanganan ini dilakukan setelah kondisi jalan mengalami penurunan yang cukup dalam dan dikhawatirkan membahayakan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.