Menhub Perkuat Lintas Moda Lebaran 2026, Gorontalo Jadi Simpul Strategis Mobilitas Sulawesi
📅 Minggu, 01 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memperkuat kesiapan angkutan lintas moda Lebaran 2026 di wilayah Provinsi Gorontalo yang dinilai berperan krusial meski volume pergerakan tidak sebesar Jawa dan Sumatra.
Dudy menyebut pergerakan masyarakat dari Gorontalo diprediksi mencapai 870 ribu orang selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang sangat berdampak pada kelancaran mobilitas kawasan Sulawesi.
"Kontribusi pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026 yang berasal dari Provinsi Gorontalo tidak boleh dipandang sebelah mata," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (28/2).
Dominasi penggunaan angkutan udara dan laut di Gorontalo menjadi perhatian khusus dalam persiapan arus mudik dan balik. Simpul transportasi seperti Bandara Djalaluddin menjadi titik strategis yang harus dipastikan kesiapan operasionalnya.
Selain itu, sejumlah pelabuhan penyeberangan di wilayah tersebut juga berperan penting menjaga konektivitas antardaerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, dia menegaskan koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dinilai penting untuk menjamin kelancaran layanan.
Menhub mengaku telah bertemu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mempersiapkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di provinsi tersebut pada Jumat (27/2).
Dalam pertemuan itu, Menhub meminta kesiapan jalur darat Gorontalo guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai Gorontalo menjadi penghubung utama jalur darat antara Sulawesi Utara dan berbagai wilayah lain di Pulau Sulawesi. Peningkatan volume lalu lintas diprediksi terjadi menjelang Idul Fitri 2026, sehingga infrastruktur harus dipersiapkan optimal.
Menhub menyoroti pentingnya penerangan jalan, rambu lalu lintas, serta perbaikan jalan berlubang demi keselamatan pengguna. Serta meminta antisipasi kemacetan di jalur arteri akibat aktivitas pasar, lokasi wisata, dan kegiatan masyarakat.
Ia juga menegaskan kesiapan personel gabungan krusial untuk mengatur arus kendaraan di titik rawan kepadatan. Pengawasan terhadap kendaraan roda dua turut menjadi perhatian karena mendominasi perjalanan jarak menengah.
Selain itu, Menhub menekankan kesiapan pelabuhan penyeberangan di Gorontalo sebagai kunci kelancaran angkutan Lebaran. Tiga lintasan utama melalui wilayah ini dinilai strategis dalam mendukung konektivitas antardaerah di Sulawesi.
Adapun tiga lintasan pelabuhan penyeberangan utama yang melalui Provinsi Gorontalo, yakni Gorontalo-Pagimana, Gorontalo-Ampana, dan Gorontalo (Marisa)-Ampana.
Pembahasan juga mengenai kesiapan angkutan udara, di mana terdapat sembilan rute penerbangan perintis yang menghubungkan wilayah Gorontalo dengan wilayah sekitar seperti Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!