Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akhirnya! Pelaku Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala Tertangkap, Ditemukan Senjata Laras Panjang dan Sejumlah Amunisi Peluru

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 20:58 WIB | Oleh:
Akhirnya! Pelaku Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala Tertangkap, Ditemukan Senjata Laras Panjang dan Sejumlah Amunisi Peluru Doc: ANTARA/HO-Polda Riau
Ket. Barang bukti kasus pembunuhan gajah di area Konsesi RAPP di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

PEKANBARU, RIAU - Tim gabungan Kepolisian Daerah Riau dan Kepolisian Resor Pelalawan menangkap terduga pelaku pembunuhan gajah Sumatera yang ditemukan dengan kepala terpotong di area konsesi hutan tanaman industri.

Kepala Polda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan membenarkan adanya penangkapan pelaku beserta barang bukti tersebut. Akan tetapi untuk rinciannya akan disampaikan dalam konferensi pers dalam beberapa hari ke depan.

"Insya Allah hari Selasa besok akan kami ekspos terkait kematian atau pembunuhan atau penembakan terhadap gajah ini," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Minggu (1/3).

Meski demikian foto barang bukti yang diamankan disampaikan berupa potongan gading, senjata api laras panjang, dan sejumlah butiran peluru. Kapolda Riau memastikan kasus ini akan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya.

"Setiap jejak meninggalkan cerita, dan setiap cerita meninggalkan bukti. Kami akan usut tuntas hingga ke akar-akarnya," tegasnya.

Sebelumnya seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) ditemukan mati di wilayah Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, area konsesi HTI PT Riau Andalan Pulp and Paper, 2 Februari 2026.

Dokter hewan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, drh Rini Deswita, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, gajah tersebut ditembak pada bagian dahi. Proyektil peluru ditemukan masih bersarang di tengkorak dan posisi tengkorak masih menyatu dengan leher.

"Gajah ditembak di bagian dahi. Proyektil masih berada di tengkorak, dan tengkorak masih menyatu dengan leher," ujar Rini.

Bagian depan kepala, termasuk dahi, mata, hidung, dan gading hilang karena dipotong menggunakan senjata tajam. Belalai juga ditemukan dalam kondisi terpisah. Pelaku diduga memotong setengah bagian kepala untuk mengambil gading yang panjangnya lebih dari satu meter.

"Jadi sebenarnya bukan kepala yang hilang, tetapi dipotong setengah bagian menggunakan senjata tajam untuk mengambil gading," jelasnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.