Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Serukan Hentikan Segera Konflik Antara Afghanistan dan Pakistan

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 12:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekjen PBB Serukan Hentikan Segera Konflik Antara Afghanistan dan Pakistan Doc: un.org
Ket. Sekjen PBB Antonio Guterres

NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (27/2) menyerukan penghentian segera konflik antara Afghanistan dan Pakistan, demikian disampaikan juru bicaranya, Stephane Dujarric.

"Dapat saya sampaikan kepada Anda bahwa sekjen sangat prihatin atas eskalasi kekerasan antara Afghanistan dan Pakistan serta dampak yang ditimbulkan kekerasan tersebut terhadap penduduk sipil," ungkap Dujarric, dalam sebuah konferensi pers harian.

Guterres, sebut Dujarric, kembali menekankan seruannya kepada pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan setiap perbedaan melalui jalur diplomasi.

Mengenai situasi kemanusiaan di Afghanistan, Dujarric mengatakan menurut badan kemanusiaan PBB, konflik selama bertahun-tahun, kemiskinan serta bencana alam seperti kekeringan dan gempa bumi, telah menyebabkan hampir setengah populasi negara tersebut membutuhkan bantuan kemanusiaan.

"Jumlah ini akan terus meningkat jika konflik terus berlanjut atau meningkat," ujarnya.

"Kami terus menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional; khususnya, memastikan warga sipil selalu terlindungi, termasuk infrastruktur sipil," ucap Dujarric.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.