Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dunia di Ambang Damai? Iran Beri Sinyal Mengejutkan soal Kesepakatan Nuklir dengan AS

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 04:00 WIB | Oleh:
Dunia di Ambang Damai? Iran Beri Sinyal Mengejutkan soal Kesepakatan Nuklir dengan AS Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat.

TEHRAN - Sinyal positif mulai muncul dari meja perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat yang tengah berlangsung di Jenewa, Swiss.

Pejabat senior Iran pada Kamis (26/2) menyatakan bahwa kesepakatan diplomatik terkait program nuklir Tehran "sangat mungkin tercapai" dalam waktu dekat, asalkan kedua belah pihak berpegang pada komitmen inti bahwa Iran tidak akan pernah mengembangkan senjata pemusnah massal.

Ali Shamkhani, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, menegaskan melalui akun X miliknya bahwa larangan senjata nuklir ini sejalan dengan "fatwa" (perintah agama) Ali Khamenei.

Shamkhani, yang merupakan kepala Dewan Pertahanan yang baru dibentuk, mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, yang memimpin delegasi Iran dalam pembicaraan Jenewa, memiliki "dukungan dan wewenang penuh untuk kesepakatan tersebut."

Status program nuklir Iran saat ini masih belum jelas menyusul serangan pada Juni 2025 terhadap tiga fasilitas nuklir utama, yang pada saat itu diklaim oleh Presiden AS Donald Trump telah "menghancurkan" infrastruktur nuklir negara tersebut.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, Trump telah mengangkat kemungkinan menargetkan program nuklir Iran, dengan mengatakan bahwa Tehran tidak mengatakan bahwa mereka tidak menginginkan senjata nuklir.

Utusan khusus AS Steve Witkoff juga mengeklaim dalam sebuah wawancara televisi baru-baru ini bahwa Iran "hanya beberapa pekan lagi" untuk membangun senjata nuklir.

Iran menegaskan bahwa mereka tidak mengejar program senjata nuklir dan bahwa kegiatan pengayaan uranium mereka adalah untuk tujuan damai dan energi.

Dalam pernyataan pada Kamis pagi menjelang putaran baru pembicaraan antara Iran dan AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menggambarkan bahwa klaim Tehran sedang mencari senjata nuklir sebagai "kebohongan," dan bersikeras bahwa negara itu tidak akan mengembangkan senjata semacam itu.

Dia mengutip fatwa agama yang sama oleh Khamenei yang melarang senjata pemusnah massal, yang katanya berarti Tehran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

Putaran ketiga dan terbaru dari negosiasi nuklir tidak langsung antara Iran dan AS saat ini sedang berlangsung di Jenewa di bawah mediasi Oman.

Kantor berita milik negara, IRNA, melaporkan bahwa putaran baru pembicaraan tidak langsung dimulai pukul 10 pagi waktu setempat di salah satu gedung milik Kedubes Oman.

Tak lama setelah tiba pada Rabu (25/2), Araghchi, yang memimpin delegasi Iran dalam pembicaraan tersebut, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Al-Busaidi, untuk membahas kerangka pembicaraan dan rancangan usulan dari Tehran.

Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), juga bergabung dalam pembicaraan sebagai pengamat teknis, menurut laporan media Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.