Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Angkatan Udara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tebar 14 Ton Garam di Langit Riau, Operasi Modifikasi Cuaca Dikebut Cegah Karhutla

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Angkatan Udara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tebar 14 Ton Garam di Langit Riau, Operasi Modifikasi Cuaca Dikebut Cegah Karhutla Doc: Antara
Ket. Persiapan melakukan operasi modifikasi cuaca di Provinsi Riau oleh TNI AU dan BNPB.

Pekanbaru - TNI Angkatan Udara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau dengan menyemai 14 sorti penerbangan atau 14 ton garam.

Kepala Dinas Operasi Lapangan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel Pnb Andri Setyawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari operasi sebelumnya. Menurutnya, OMC mempertimbangkan analisis meteorologi yang menunjukkan potensi pertumbuhan awan di wilayah sasaran.

“Operasi Modifikasi Cuaca ini diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Riau secara efektif,” kata Kolonel Andri di Pekanbaru, Kamis (26/2).

Dia mengatakan pihaknya mengintensifkan pelaksanaan OMC di Provinsi Riau dengan kegiatan terakhir Kota Dumai dan Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Upaya ini sebagai langkah strategis dalam mencegah, menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui udara.

OMC menggunakan pesawat Cessna C208B/PK-AKR, diterbangkan oleh Capten, Bintang. Penyemaian dilakukan pada area semai (blocking area) dengan radial 350 derjat hingga 30 derjat dan estimasi jarak 60 hingga 90 nautical mile (NM).

Penentuan wilayah sasaran tersebut merupakan hasil analisis dan rekomendasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dari unsur terkait secara aktif memantau kondisi cuaca dan pertumbuhan awan guna memastikan penyemaian dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Penyemaian dilaksanakan pada ketinggian 8.000 hingga 10.000 feet menggunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 1.000 kilogram. Ini memasuki hari ke-9 pelaksanaan OMC sejak ditetapkannya status Siaga Karhutla di Provinsi Riau pada 13 Februari 2026.

"Capaian ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI AU, BNPB, BMKG termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.