Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif AS Bikin Pasar Gelisah, IHSG Hari Ini Ambruk di Penutupan Perdagangan

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Setelah itu, USTR akan membuat keputusan mengenai jenis tarif apa yang harus diterapkan. AS juga berencana menaikkan tarif bagi sejumlah negara dari level 10 persen menjadi 15 persen atau lebih tinggi.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus sebesar 2,60 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor barang baku yang turun masing-masing 1,98 persen dan 1,74 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MSKY, JAYA, DIVA, IFSH, dan STAR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni INDS, SKBM, ARKO, BUVA, KONI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.102.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 54,17 miliar lembar saham senilai Rp28,08 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 594 saham menurun, dan 207 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 238,38 poin atau 0,41 persen ke 58.821,50, indeks Shanghai melemah 0,60 poin atau 0,01 persen ke 4.146,63, indeks Hang Seng melemah 384,70 poin atau 1,44 persen ke 26.381,02, indeks Kuala Lumpur melemah 6,87 poin atau 0,39 persen ke 1.740,94, dan indeks Strait Times melemah 43,35 poin atau 0,87 persen ke 4.964,38.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Tiga Perusahaan Pencemar Su...
Luar Negeri
Kerugian Penipuan Siber Tem...

Swasembada Susu Butuh Regulasi Tegas

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Swasembada Susu Butuh Regul...
Luar Negeri
PBB Desak Kelompok Houthi H...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.