Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayar H-7

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayar H-7 Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Menaker Yassierli

JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja telah diatur secara tegas dalam regulasi dan wajib dipatuhi oleh setiap perusahaan. Ketentuan tersebut, menurutnya, tidak bersifat imbauan, melainkan kewajiban hukum yang harus dijalankan.

Ia menjelaskan aturan mengenai THR sudah jelas, termasuk mekanisme dan sanksi bagi perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban.

“Kalau THR sudah ada regulasinya, dan jika tidak membayar tentu ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Yassierli di kantornya, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, berdasarkan aturan yang berlaku, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan atau H-7. "Kalau wajibnya memang H-7,” kata dia.

Terkait pelaksanaan dan pengumuman lebih lanjut, Yassierli menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait. "Kita akan koordinasikan dengan kementerian terkait (Setneg),” ujar dia.

Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan seluruh perusahaan agar mematuhi ketentuan pembayaran THR. Hak tersebut dilakukan guna memastikan hak pekerja terpenuhi menjelang Hari Raya.

Saat ini, Kemenaker juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara untuk membahas penerbitan surat edaran (SE) terkait pelaksanaannya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kebijakan THR tersebut tetap merujuk pada Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 dan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.