Jumlah Pengungsi di Makassar akibat Banjir Terus Bertambah
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 07:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mencatat jumlah pengungsi yang terus bertambah akibat hujan deras di Kota Makassar.
Berdasarkan data terakhir Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar, jumlah pengungsi di Makassar bertambah menjadi 878 jiwa dari 239 kepala keluarga yang tersebar di 15 titik pengungsian.
"Titik pengungsian tersebar di beberapa tempat seperti masjid, sekolah hingga posyandu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahir, di Makassar, Kamis (26/2).
Sejak terjadinya cuaca ekstrem, BPBD Makassar telah menerjunkan seluruh personel TRC yang disebar di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
Personel BPBD secara sigap juga telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujarnya.
BPBD juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan juga terus disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.
Hingga saat ini, kata Fadli, situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan menghindari jalur dengan genangan tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi, Balai Besar Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah IV Makassar juga telah merilis potensi curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan yang prakiraan berlangsung sejak 24 Februari hingga 1 Maret 2026.
Maka dari itu, pemangku kebijakan dan masyarakat Sulsel diharapkan agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap kondisi kebencanaan demi melindungi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!