Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Syariah Digenjot, BEI Pasang Target Tambahan 50.000 SID

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Syariah Digenjot, BEI Pasang Target Tambahan 50.000 SID Doc: ANTARA/ Andika Wahyu.
Ket. Ilustrasi - Seorang pialang berjalan di samping logo Bursa Efek Indonesia (BEI) saat perdagangan saham sesi siang di BEI Jakarta.

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) membidik peningkatan jumlah investor syariah aktif sebagai bagian dari strategi memperdalam pasar modal domestik.

Target ambisius ini mencerminkan besarnya potensi pasar keuangan syariah di Indonesia yang didukung populasi muslim terbesar di dunia, namun tingkat partisipasinya di pasar modal masih relatif rendah.

Secara analitis, peningkatan investor syariah aktif tidak hanya memperluas basis investor ritel, tetapi juga memperkuat stabilitas pasar melalui diversifikasi instrumen dan profil risiko.

Produk seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah dapat menjadi alternatif investasi yang selaras dengan prinsip halal sekaligus kompetitif secara imbal hasil.

Keberhasilan mencapai target tersebut akan sangat bergantung pada literasi keuangan, kemudahan akses digital, serta konsistensi pengembangan produk syariah yang inovatif.

Jika terealisasi, lonjakan investor syariah aktif berpotensi menjadi katalis pertumbuhan inklusif di pasar modal Indonesia.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan penambahan investor syariah aktif sebanyak 50.000 Single Investor Identification (SID) pada 2026, atau meningkat signifikan dari target penambahan investor syariah aktif sebanyak 13.500 SID pada tahun sebelumnya.

"Tahun kemarin targetnya cuma 13.500 penambahan investor syariah itu. Tahun sekarang 50.000. Karena ternyata tahun 2025, perusahaan melihat pencapaiannya 43.000 SID. Berarti, kalau target cuma 13.500 SID terlalu rendah. Akhirnya dinaikkan targetnya jadi 50.000 SID," ujar Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh dalam sesi Edukasi Pasar Modal Syariah di Jakarta, Kamis (26/2).

Per Desember 2025, jumlah keseluruhan investor syariah di pasar modal Indonesia tercatat sebanyak 217.157 SID, atau tumbuh signifikan dibandingkan sebanyak 169.397 investor syariah pada 2024.

Sementara itu, untuk investor syariah aktif tercatat sebanyak 43.135 SID per Desember 2025, atau meningkat dibandingkan sebanyak 30.979 SID per akhir 2024.

Irwan menjelaskan, pertumbuhan jumlah investor syariah tersebut mendorong pertumbuhan nilai transaksi investor syariah menjadi Rp11,2 triliun pada 2025, dari sebelumnya hanya sebesar Rp5,5 triliun pada 2024.

"Saya sekarang lebih senang, Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih senang meng-highlight tentang pencapaian yang sudah dilakukan oleh investor khusus syariah yang 217.000 itu. Dari sebanyak 217.000 investor syariah itu, transaksinya sudah mencapai Rp11,2 triliun," ujar Irwan.

Sementara itu, untuk volume transaksi investor syariah tercatat sebanyak 30,6 miliar saham per Desember 2025, dengan frekuensi transaksi investor syariah mencapai 2,7 juta kali per Desember 2025.

Lebih lanjut, per Desember 2025, jumlah saham syariah tercatat sebanyak 672 saham, yang artinya jumlah tersebut menggambarkan bahwa saham syariah telah mendominasi dari total keseluruhan sebanyak 956 saham di pasar modal Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Eks Punggawa Persija Gustavo Franca: Atmosfer di Kandang Persib bisa Pengaruhi Konsentrasi Arema
    Preview komentar:
    Berikut Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
    Cara Membuka blokir BNIdirect Pengguna terkunci (User ID ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.