Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Direktur Museum Louvre Paris Mengundurkan Diri karena Pencurian Perhiasan Bulan Oktober

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Direktur Museum Louvre Paris Mengundurkan Diri karena Pencurian Perhiasan Bulan Oktober Doc: Istimewa
Ket. Kantor Presiden Prancis mengatakan pengunduran diri direktur museum adalah 'tindakan bertanggung jawab' di tengah perubahan yang terjadi.

PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa (24/2)  menerima pengunduran diri direktur Museum Louvre, Laurence des Cars.

Dia telah menjadi sasaran kecaman sejak para pencuri mencuri sejumlah perhiasan tak ternilai harganya dari museum dalam perampokan siang hari yang berani tahun lalu.

Namun museum ikonik ini juga menjadi sorotan karena serangkaian berita negatif lainnya, termasuk kecurigaan adanya penipuan tiket skala besar  yang telah berlangsung selama 10 tahun .

Museum ini telah mengalami beberapa kali banjir yang dilaporkan merusak lukisan langit-langit dan buku-buku , serta menyaksikan masalah ketenagakerjaan .

Kantor Macron mengatakan pengunduran diri direktur museum adalah 'tindakan bertanggung jawab' di tengah perubahan yang terjadi.

Kantor Macron mengumumkan pengunduran diri Des Cars dalam sebuah pernyataan dan juga memuji langkah tersebut sebagai "tindakan bertanggung jawab pada saat museum terbesar di dunia membutuhkan ketenangan dan dorongan baru yang kuat untuk melaksanakan proyek-proyek besar yang melibatkan peningkatan keamanan, modernisasi" dan inisiatif lainnya.

Des Cars diangkat menjadi direktur Louvre, salah satu pekerjaan paling bergengsi di dunia museum, pada tahun 2021.

Perampokan perhiasan yang menggemparkan dunia 

Museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan jumlah pengunjung hingga 9 juta per tahun, masih terguncang akibat perampokan yang terjadi pada tanggal 19 Oktober di siang bolong.

Sekelompok pencuri masuk melalui jendela, dilengkapi dengan peralatan listrik seperti pemotong cakram, dan mencuri perhiasan mahkota Prancis senilai €88 juta, atau sekitar $102 juta.

Sebuah alat pengangkat derek yang dipasang di atas truk menunggu di luar jendela dan didatangkan untuk membantu penggerebekan, yang terjadi sekitar pukul 9:30 pagi ketika museum masih dalam masa pembukaan.

Beberapa orang telah ditangkap selama penyelidikan , tetapi perhiasan-perhiasan tersebut, yang pernah dikenakan oleh ratu dan permaisuri Prancis, belum dikembalikan kepada pihak berwenang. 

Pihak berwenang Prancis terkejut setelah pencurian berani di Louvre.

Louvre adalah museum bersejarah penting yang terkait erat dengan pembentukan masyarakat Prancis itu sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.