Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Koleksi Museum Louvre Paris Rusak oleh Kebocoran Air

24 Senin, 08 Des 2025, 05:53 WIB | Oleh:
Ratusan Koleksi Museum Louvre Paris Rusak oleh Kebocoran Air Ratusan Koleksi Museum Louvre Paris Rusak oleh Kebocoran Air Doc: Istimewa
Ket. Louvre mengatakan antara 300 dan 400 karya terkena dampak kebocoran katup di sistem pemanas, hanya beberapa minggu setelah pencurian permata yang berani menimbulkan kekhawatiran keamanan

PARIS - Kebocoran air pada akhir November merusak beberapa ratus karya di departemen Mesir Museum Louvre Paris, kata manajemen pada hari Minggu (7/12) beberapa minggu setelah pencurian permata yang mencolok menimbulkan kekhawatiran atas infrastrukturnya.

“Antara 300 hingga 400 karya terdampak kebocoran yang ditemukan pada 26 November," kata wakil administrator museum, Francis Steinbock, yang menggambarkannya sebagai “jurnal Egyptology” dan “dokumentasi ilmiah” yang digunakan oleh para peneliti.

Barang-barang yang rusak tersebut berasal dari akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 dan “sangat berguna” tetapi “sama sekali bukan barang yang unik”, imbuh Steinbock.

"Tidak ada artefak warisan yang terdampak kerusakan ini," ujarnya. "Pada tahap ini, belum ada kerugian yang tidak dapat diperbaiki dan pasti pada koleksi-koleksi ini."

Insiden ini terjadi setelah pencurian pada bulan Oktober di mana sekelompok empat orang menyerbu museum seni paling banyak dikunjungi di dunia di siang bolong, mencuri perhiasan senilai sekitar 102 juta dolar AS hanya dalam tujuh menit sebelum melarikan diri. Insiden ini memicu perdebatan mengenai infrastruktur museum yang menua.

Louvre mengatakan akan ada penyelidikan internal terhadap kebocoran November, yang disebabkan oleh terbukanya katup secara tidak sengaja pada sistem pemanas dan ventilasi yang menyebabkan air merembes melalui langit-langit sayap Mollien, tempat buku-buku itu disimpan.

Sistem yang “benar-benar usang” itu telah ditutup selama berbulan-bulan dan akan diganti mulai September 2026, tambah administrator museum.

Karya-karya tersebut akan “dikeringkan, dikirim ke penjilid buku untuk direstorasi, dan kemudian dikembalikan ke rak”, kata Steinbock.

Pada akhir November, Louvre mengatakan akan menaikkan harga tiket bagi sebagian besar pengunjung non-UE, yang berarti wisatawan AS, Inggris, dan Tiongkok, antara lain, harus membayar 32 euro untuk masuk.

Museum mengatakan kenaikan harga sebesar 45 persen bertujuan untuk meningkatkan pendapatan tahunan hingga 23 juta dolar AS untuk mendanai perbaikan struktural.

Louvre menyambut 8,7 juta pengunjung pada tahun 2024, 69 persen dari luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.