Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Louvre Alami Kebocoran Air: 400 Buku Rusak, Prasarana Tua Disorot Lagi Pasca Aksi Pencurian

📅 Senin, 08 Des 2025, 20:00 WIB | Oleh:
Museum Louvre Alami Kebocoran Air: 400 Buku Rusak, Prasarana Tua Disorot Lagi Pasca Aksi Pencurian Doc: Anadolu Agency

JAKARTA - Museum Louvre kembali diterpa insiden serius setelah kebocoran besar membanjiri departemen barang antik Mesir pada 27 November lalu. Peristiwa tersebut merusak sekitar 400 buku dan kembali membuka persoalan infrastruktur tua di museum paling populer di Prancis itu. Kebocoran ini terjadi hanya beberapa pekan setelah pencurian permata berani di siang hari yang membuat pengamanan Louvre dipertanyakan publik.

Menurut laporan La Tribune de l'Art, kebocoran ini bukanlah peristiwa mengejutkan. Selama bertahun-tahun, departemen barang antik Mesir disebut telah mengajukan permintaan kepada Wakil Direktur Jenderal Louvre, Francis Steinbock, untuk memindahkan koleksi atau memasang sistem perlindungan baru. Para staf juga memperingatkan risiko pipa-pipa tua yang menggantung di langit-langit, namun permintaan itu disebut berulang kali ditolak.

Permohonan untuk membeli perabotan pelindung bagi karya-karya langka seperti Deskripsi Mesir karya Karl Richard Lepsius juga dikabarkan tidak mendapat persetujuan. Bahkan tawaran bantuan kontraktor eksternal untuk memindahkan buku-buku ke lokasi yang lebih aman turut ditolak, meskipun perpustakaan departemen lain telah direlokasi dan menyediakan ruang penyimpanan alternatif.

Koleksi paling berharga memang selamat dari kerusakan besar, tetapi laporan menyebut buku-buku tersebut tetap disimpan di bawah jendela dengan perlindungan seadanya berupa plastik gelembung. Kondisi itu membuat koleksi berharga tersebut rawan terkena kebocoran parah, mengingat area bangunan itu sudah diketahui bermasalah saat badai.

Insiden ini juga membuat kantor di Mollien Pavilion harus ditutup sementara. Kebocoran terbaru ini terjadi hanya sepekan setelah kebocoran lebih kecil ditemukan di area yang sama, memicu kekhawatiran bahwa masalah infrastruktur Louvre semakin genting dan memerlukan tindakan cepat.

Peristiwa tersebut kian menyita perhatian karena terjadi setelah aksi pencurian dramatis pada 19 Oktober. Sekelompok pencuri diketahui memarkir truk curian di luar Louvre, menggunakan lift furnitur untuk menuju lantai pertama, lalu menerobos salah satu ruang paling mewah di museum tersebut. Dalam hitungan menit, mereka kabur menggunakan skuter sambil membawa perhiasan kerajaan, di antaranya kalung zamrud dan berlian yang diberikan Napoleon Bonaparte kepada Marie-Louise dari Austria, serta diadem milik Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III.

Dalam kabar terpisah, Louvre mengumumkan bahwa mulai akhir November, harga tiket bagi sebagian besar pengunjung non-Uni Eropa akan naik menjadi €32. Angka tersebut meningkat 45 persen dari tarif sebelumnya, memicu reaksi beragam dari calon wisatawan dan penggemar seni.

Sepanjang 2024, Louvre mencatat kunjungan hingga 8,7 juta orang, dengan 69 persen di antaranya berasal dari luar negeri. Tingginya angka kunjungan ini menambah tekanan agar museum ikonik tersebut segera memperbarui infrastruktur dan sistem perlindungan koleksi agar insiden serupa tidak terus berulang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.