Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Catat, Ini Perubahan Jam Operasional Puskesmas di Surabaya Selama Ramadan 2026

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Catat, Ini Perubahan Jam Operasional Puskesmas di Surabaya Selama Ramadan 2026 Doc: Istimewa
Ket. Puskesmas rawat inap di Surabaya tetap beroperasi selama 24 jam. Sementara itu, Puskesmas non-rawat inap mengikuti jam operasional Ramadan, namun tetap siaga dan dapat dihubungi selama 24 jam jika terjadi kondisi darurat.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan seluruh Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan 2026. Meski terdapat penyesuaian jam operasional, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menegaskan bahwa akses layanan tetap berjalan optimal demi memenuhi kebutuhan warga.

Penyesuaian jam pelayanan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.17.1/2550/436.7.2/2026 tentang Pengaturan Jam Pelayanan selama Bulan Suci Ramadan 1446 H/2026 M di lingkungan fasilitas kesehatan milik Pemkot Surabaya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan bahwa pelayanan Puskesmas selama Ramadan menyesuaikan waktu operasional, baik untuk layanan pagi maupun sore. Pada hari Senin hingga Kamis, Puskesmas buka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, sementara pada hari Jumat pelayanan berlangsung dari pukul 08.00 sampai 11.00 WIB, dan Sabtu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Untuk pelayanan sore, Puskesmas melayani masyarakat dari Senin sampai Jumat mulai pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.

“Seluruh Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan selama Ramadan dengan jam operasional yang telah disesuaikan, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses layanan secara nyaman,” ujar Nanik, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, seluruh Puskesmas di Surabaya tetap membuka layanan seperti biasa, hanya disesuaikan dengan waktu operasional selama bulan puasa. Berbagai layanan utama tetap berjalan penuh, mulai dari pemeriksaan umum, kesehatan gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA), layanan gizi, psikologi, pengobatan tradisional (batra), laboratorium, hingga pelayanan kesehatan keluarga. Selain itu, layanan kegawatdaruratan juga tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan cepat.

Terkait layanan gawat darurat, Nanik menegaskan bahwa Puskesmas rawat inap di Surabaya tetap beroperasi selama 24 jam. Sementara itu, Puskesmas non-rawat inap mengikuti jam operasional Ramadan, namun tetap siaga dan dapat dihubungi selama 24 jam jika terjadi kondisi darurat.

“Untuk Puskesmas rawat inap, layanan gawat darurat tetap buka 24 jam. Sedangkan yang non-rawat inap tetap siap on call apabila ada kasus kegawatdaruratan,” jelasnya.

Selain itu, layanan imunisasi serta kesehatan ibu dan anak juga tetap tersedia selama Ramadan. Masyarakat pun dapat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan terkait puasa, yang difasilitasi oleh tenaga promosi kesehatan di masing-masing Puskesmas.

Selama Ramadan, Dinkes Surabaya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh. Nanik mengajak warga untuk tetap melakukan aktivitas fisik ringan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama Ramadan dengan pola hidup sehat, agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lancar,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Potensi Gelombang Tinggi hi...

Dibayangi Tekanan Ganda - 03 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Dibayangi Tekanan Ganda - 0...
Daerah
Bersihkan Abu Gunung Sinabu...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.