Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Jakarta Soroti Sumber Dana Beasiswa LPDP: Jangan Ganggu Anggaran KJP dan KJMU

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 19:15 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta Soroti Sumber Dana Beasiswa LPDP: Jangan Ganggu Anggaran KJP dan KJMU Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar cermat dalam mengelola anggaran terkait wacana pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri. Ia menilai kebijakan tersebut harus dihitung secara matang agar tidak membebani kondisi fiskal daerah.

JAKARTA - Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar cermat dalam mengelola anggaran terkait wacana pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri. Ia menilai kebijakan tersebut harus dihitung secara matang agar tidak membebani kondisi fiskal daerah.

Menurut Justin, program pengiriman pelajar berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri merupakan langkah positif. Namun, kebijakan itu tetap harus disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Wacana untuk mengirimkan beberapa anak terbaik kita untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri itu baik. Selain membantu anak mencapai impian, juga diharap bisa membangun Jakarta," ujar Justin, Senin (23/2).

Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran pada APBD Tahun Anggaran 2025 perlu menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan tersebut direalisasikan. Menurut dia, jangan sampai program baru justru mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

"Karena itu, wacana memberikan beasiswa LPDP ke luar negeri ini juga perlu disesuaikan dengan kondisi tersebut," tutur Justin.

Justin menegaskan, Pemprov DKI harus memastikan kejelasan sumber pendanaan program beasiswa luar negeri tersebut. Transparansi anggaran dinilai penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Ke depannya, harus jelas dari mana anggarannya untuk itu semua, jangan sampai membuat Pemprov kesulitan memenuhi kebutuhan bantuan sosial," kata Justin.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan bantuan sosial di sektor pendidikan yang selama ini telah berjalan. Program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) disebut harus tetap menjadi prioritas.

Menurutnya, kedua program tersebut telah membantu banyak pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan. Karena itu, kebijakan baru tidak boleh berdampak pada pengurangan kuota maupun besaran manfaat yang diterima masyarakat.

"Jangan sampai ada pengurangan-pengurangan kuota maupun besaran manfaat terdampak pada masyarakat," pungkas Justin.

Justin menilai keseimbangan antara inovasi kebijakan dan keberlanjutan program yang sudah ada menjadi kunci dalam pengelolaan anggaran daerah. DPRD DKI Jakarta, kata dia, akan terus mengawal agar setiap kebijakan pendidikan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Daerah
BNPB Salurkan 62.000 Liter ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.