Rekor 70 Tahun Pecah, Arsenal Permalukan Spurs di Kandang Sendiri, Manchester City Mulai Gemetar?
📅 Senin, 23 Feb 2026, 17:24 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA
JAKARTA - Arsenal membuktikan kapasitasnya sebagai calon kuat jawara Liga Inggris 2025/2026 dengan cara yang paling elegan: menundukkan rival bebuyutan di kandang lawan.
Usai sempat diragukan akibat hasil minor dalam dua laga terakhir, skuad asuhan Mikel Arteta mengamuk dengan melumat Tottenham Hotspur 4-1 di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta bangga dengan reaksi yang ditunjukkan timnya karena mampu bangkit usai mencatatkan dua hasil negatif dari pertandingan sebelumnya.
Dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026 ini, empat gol Arsenal dicetak oleh Eberechi Eze (32', 61') dan Viktor Gyokeres (47', 90+4').
Kemenangan dalam Derbi London Utara ini membawa Arsenal kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya kehilangan poin penuh dalam dua laga tandang menghadapi Brentford (1-1) dan Wolverhampton Wanderers (2-2).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bagaimana orang-orang menunjukkan sikap mereka yang sebenarnya, dan bagaimana kami memutuskan untuk menghadapi laga berikutnya melawan rival terbesar kami, di tempat yang sangat sulit, tetapi juga sebuah kesempatan untuk membuat setiap pendukung Arsenal sangat bangga," kata Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, Senin.
“Reaksinya luar biasa. Di saat-saat sulit dan penuh tantangan, sangat baik untuk memahami mengapa Anda berada di dunia ini. Dan saya benar-benar menikmati beberapa hari terakhir," tambah dia.
Ini adalah kemenangan kedua Arsenal atas Spurs musim ini di liga dengan skor yang sama. Pada 23 November tahun lalu, The Gunners menggasak Spurs dengan skor 4-1 melalui trigol Eze dan satu gol Leandro Trossard.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, skor 4-1 di kandang Spurs adalah kemenangan tandang terbesar Arsenal atas rivalnya itu dalam laga tandang sejak 1978. Kemenangan ini juga membuat Arsenal mencatat empat kemenangan tandang beruntun atas Spurs untuk pertama kalinya dalam 70 tahun.
“Kita harus memahami keindahan olahraga ini, bahwa beberapa hari lalu melawan Wolves kami kebobolan di detik terakhir dan saat menontonnya kembali, tidak ada penjelasan bagaimana itu bisa terjadi," ucap Arteta yang memasuki tahun ketujuhnya di Arsenal tersebut.
“Rasanya seperti Anda berada di titik terendah, merasa tidak cukup baik, marah, kecewa, dan malu. Tetapi itu tidak apa-apa. Setiap bab adalah bagian dari perjalanan musim ini. Sekarang bagaimana kita akan menggunakan itu untuk menentukan musim kita? Itulah reaksi yang kami inginkan," tambah dia.
Tambahan tiga poin ini mengembalikan keunggulan lima poin Arsenal di puncak klasemen dari kejaran tim peringkat kedua Manchester City yang menyimpan satu laga belum dimainkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!