Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Patra Niaga Buka 10 Titik Pengumpulan Jelantah di DIY

📅 Senin, 23 Feb 2026, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Patra Niaga Buka 10 Titik Pengumpulan Jelantah di DIY Doc: ANTARA
Ket. Seorang warga menuangkan minyak jelantah ke "U-Collect Box" di kawasan Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga membuka 10 titik pengumpulan minyak jelantah atau "U-Collect Box" di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memudahkan masyarakat menyetor limbah rumah tangga sekaligus memperoleh saldo rupiah.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan program itu bagian dari komitmen perusahaan mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Melanjutkan keberhasilan di Kota Semarang, kami lanjutkan penempatan 'U-Collect' di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Taufiq dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin (23/2).

Program "U-Collect" di Semarang, menurut Taufiq, sudah berjalan selama enam bulan dengan total jelantah terkumpul 143.545 liter, dan jumlah rupiah yang terkonversi dari jelantah sebesar Rp796 juta.

Menurut dia, program itu merupakan inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi saldo rupiah yang terhubung dengan MyPertamina, dengan nilai mulai dari Rp5.500 untuk setiap 1 liter minyak jelantah.

Masyarakat, kata dia, dapat berpartisipasi melalui aplikasi MyPertamina dengan memilih menu "sustainability corner", klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, pindai kode QR, dan masukkan minyak jelantah ke dalam boks.

Mesin kemudian akan menghitung otomatis jumlah liter dan saldo rupiah akan langsung masuk ke aplikasi.

"Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem," ujar Taufiq.

Untuk menjangkau masyarakat dari berbagai penjuru Yogyakarta, Taufiq mengatakan pemilihan lokasi-lokasi "U-Collect" mempertimbangkan permukiman, kepadatan penduduk, serta kedekatan dengan pasar dan restoran.

Sepuluh lokasi itu yakni SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan (Gondokusuman), Masjid Jogokariyan, SPBU 44.552.04 Maguwo (Sleman), SPBU 44.551.01 Dukuh (Kota Yogyakarta), SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto (Tegalrejo).

Berikutnya, SPBU 44.552.08 Monjali (Sleman), SPBU 44.551.18 Piramid (Bantul), SPBU 44.555.35 UII (Sleman), SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto (Sleman), dan SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati (Sleman).

Salah satu pengguna, Ricca Pricillia (31), yang merupakan pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, Masjid Jogokariyan, mengaku terbantu dengan program itu.

"Biasanya minyak bekas hanya dibuang, sekarang bisa ditukar jadi rupiah. Prosesnya juga mudah, cukup lewat aplikasi lalu setor di MyPertamina 'U-Collect Box'. Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan," ujar Ricca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Impor Garam Ditargetkan Ber...
Megapolitan
Warga Huntara Senen Nikmati...

Gebyar Bunga Rawa Belong 2026

7 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong 2026

Peluncuran program STEM Nasional

7 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peluncuran program STEM Nas...

Perkembangan IHK periode Agustus 2026

7 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Perkembangan IHK periode Ag...

Subsidi benih padi 2027

7 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Subsidi benih padi 2027
Megapolitan
Dugaan pencemaran limbah Po...

Festival Danau Sentani 2026

8 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Danau Sentani 2026
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.