Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPR Wacanakan Pembatasan Motor untuk Mudik demi Kurangi Korban Jiwa

📅 Senin, 23 Feb 2026, 14:15 WIB | Oleh:
DPR Wacanakan Pembatasan Motor untuk Mudik demi Kurangi Korban Jiwa Doc: Humas DPR RI
Ket. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda

JAKARTA - Komisi V DPR RI mendorong wacana pembatasan penggunaan sepeda motor untuk mudik jarak jauh di Lebaran 2026. Langkah ini, demi menurunkan angka kecelakaan dengan fatalitas tinggi yang memicu banyak korban jiwa.

"Fokus stakeholder terkait, terutama Kemenhub dan Korlantas Polri, harus dialihkan pada strategi menekan angka kecelakaan dengan fatalitas tinggi. Hal ini, dipicu penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi jarak jauh,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (23/2).

Huda menilai, beberapa tahun terakhir tingkat kemacetan selama arus mudik dan balik lebaran terus menurun. Bahkan, tidak ada lagi kemacetan horor yang membuat pemudik berhari-hari di jalanan.

"Berkurangnya titik kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran merupakan buah dari kian lengkapnya jaringan infrastruktur nasional. Kita melihat kemajuan nyata," ucap Huda.

Meski kemacetan berhasil diredam, Huda mengingatkan, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi rapor merah yang harus dibenahi. Saat ini, angka kecelakaan masih berada di kisaran 1.000 kejadian dengan ratusan korban jiwa dalam setiap periode mudik.

"Mayoritas insiden tersebut terjadi di jalur arteri (non-tol) dan didominasi oleh pengguna sepeda motor. Lancar saja tidak cukup jika nyawa pemudik masih terancam, fakta bahwa jalur arteri dan kendaraan roda dua mendominasi angka kecelakaan fatal," ujar Huda.

Sebelumnya, Korlantas Polri mencatat, hasil positif pada pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung selama 14 hari. Yakni, dimulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi tersebut dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menurunkan fatalitas korban meninggal dunia secara signifikan di seluruh Indonesia. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun hingga 51,06 persen.

Alhamdulillah, secara umum Operasi Keselamatan 2026 berhasil, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di lapangan. Parameter paling membahagiakan adalah jumlah korban meninggal dunia turun drastis sebesar 51,06 persen jika dibandingkan periode sebelum,” ujar Irjen Pol Agus di Jakarta, Senin (16/2) lalu.

Selain fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 34,96 persen atau berkurang sebanyak 2.098 kejadian. Penurunan turut terjadi pada korban luka berat sebesar 23,04 persen serta luka ringan sebesar 33,17 persen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.