Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Agam Petakan Jalan Alternatif

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 17:03 WIB | Oleh:
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Agam Petakan Jalan Alternatif Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi jalan provinsi menghubungkan Padang-Bukittinggi tempatnya di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam terdampak tanah longsor, Minggu (22/2).

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melakukan pemetaan jalan alternatif untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan saat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan Agam Rio Eka Putra di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan telah memiliki sejumlah gambaran teknis dalam upaya mengurai potensi kemacetan selama arus mudik dan lebaran.

"Sejumlah jalur alternatif telah dipetakan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan," katanya.

Ia mengatakan secara konsep sudah menyiapkan beberapa skema rekayasa lalu lintas serta alternatif jalan untuk mengurai kepadatan.

Namun, implementasinya tetap membutuhkan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian agar rekayasa lalu lintas berjalan optimal.

"Kita tetap melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk rekayasa kendaraan," katanya.

Ia menambahkan, kondisi infrastruktur jalan yang terdampak bencana beberapa waktu lalu merupakan tantangan utama saat ini.

Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, mulai dari tertimbun material tanah longsor hingga terban akibat tingginya curah hujan.

Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu munculnya titik-titik kemacetan baru jika tidak segera ditangani.

Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah provinsi agar perbaikan jalan yang rusak dapat segera dilakukan sebelum arus mudik dimulai.

"Percepatan penanganan kerusakan jalan menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah Agam yang dikenal sebagai daerah lintasan utama," katanya.

Daerah rawan macet berada di Padang Lua, Banuhampu, dan Ampek Angkek. Lokasi tersebut macet akibat adanya pasar tradisional, jalan menghubungkan Kota Bukittinggi dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.