Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Wadai Wadahi 200 UMKM Banjarmasin

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 01:13 WIB | Oleh:
Pasar Wadai Wadahi 200 UMKM Banjarmasin Doc: ist
Ket. usaha kecil

BANJARMASIN – Sebanyak 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) difasilitasi untuk berjualan di Pasar Wadai. Fasilitasi dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Para UMKM itu bisa berdagang di Pasar Wadai yang terletak di kawasan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, guna menggerakkan ekonomi daerah selama bulan puasa.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR mengatakan jumlah total pendaftar mencapai 600 pelaku UMKM, namun kuota stan terpilih dan bisa diakomodasi hanya sekitar 200 unit.

“Seluruh pelaku UMKM difasilitasi secara gratis, tidak ada yang bayar stan. Tidak ada tarif, gratis semua. Kalau ada yang menarik pungutan, laporkan kepada kami dan akan kami tindak,” kata Yamin setelah pembukaan Pasar Wadai Ramadhan di Banjarmasin, Kamis.

Ia menjelaskan penyelenggaraan Pasar Wadai dikoordinasikan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin bekerja sama dengan Indonesian Creative Economy (ICHE) Banjarmasin sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar memperoleh ruang promosi dan peningkatan omzet selama Ramadhan.

“Ini adalah kolaborasi Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam penggunaan kawasan Siring 0 Kilometer dan area perkantoran milik provinsi menjadi contoh sinergi lintas pemerintah untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” kata Yamin.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menilai Pasar Wadai bukan hanya tradisi budaya Banua, tetapi juga momentum penguatan ekonomi berbasis UMKM.

Saat membuka Pasar Wadai, ia mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk berbelanja di Pasar Wadai sekaligus berbagi kepada warga yang membutuhkan selama puasa, sehingga dampak ekonomi dirasakan lebih luas.

Selain menghadirkan ratusan pedagang kuliner khas Banjar, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Pasar Raya TPID ke-6 untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok serta National Halal Fair sebagai penguatan ekosistem ekonomi syariah dan literasi produk halal.

Pemkot Banjarmasin menegaskan tingginya antusiasme pelaku usaha yang mendaftar menunjukkan Pasar Wadai menjadi salah satu agenda strategis tahunan dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperluas akses pemasaran UMKM di ibu kota provinsi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.