Hindari Depan Wali Kota Jakbar, Macet Total karena Banjir
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 21:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
JAKARTA - Imbas banjir kolong ring road maka, lalu lintas di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat macet total pada hari Jumat malam. Ini akibat genangan banjir di area lampu lalu lintas Ring Road Kembangan.
Pantauan di lokasi pada pukul 19.45 WIB, kemacetan mengular di Jalan Puri Kembangan depan kantor Pemerintah Kota Jakarta Barat hingga Cengkareng.
Akibatnya, sejumlah pemotor memilih menepi di depan kantor Pemerintah Kota Jakarta Barat dan pertigaan menuju Meruya sebelum kantor Wali Kota.
Salah satunya warga Duri Kosambi, Cengkareng, bernama Handi (43), yang sengaja menepi setelah menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer lebih dari kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Dari pulang kerja udah macet, ditambah pas sampai kawasan Kembang Kerep udah macet parah. Berhenti dulu buat istirahat,” kata Handi di lokasi, Jumat malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Handi menduga, kemacetan parah itu terjadi karena adanya banjir di lampu merah Kembangan, Ring Road. “Kayaknya sih karena banjir di kolong itu, jadi macet. Saya kan pulang ke Duri Kosambi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polsek Kembangan AKP Karta membenarkan bahwa kemacetan parah itu diakibatkan adanya genangan di kolong Jalan Ring Road Kembangan.
“Ya, macet karena ada genangan di jalan lokasi tersebut,” kata Karta melalui pesan singkat. Karta pun memastikan petugas bersiaga di lokasi guna mengurai kemacetan di depan Kantor Pemerintah Kota Jakarta Barat dan sekitarnya tersebut. “Petugas siaga, ada petugas yang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi,” jelas Karta.
Sebaiknya Anda baca juga:
PramonoAkui Belum Bisa Atasi Banjir
Sementara itu, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno mengakui masih ada tiga persoalan utama di Jakarta yang belum sepenuhnya terselesaikan yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan.
“Memang persoalan-persoalan dasar masih ada. Kemacetan masih ada, banjir masih ada, kemudian persoalan polusi masih ada. Dan itu yang ingin minimal bisa dikurangi dari apa yang terjadi saat ini,” kata Pramono dalam acara bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Taman Bendera Pusaka, Jumat.
Dalam acara tersebut, Rano Karno juga menyebut tahun pertama kepemimpinannya bersama Pramono difokuskan pada program percepatan atau quick win.
Dari 40 program yang dicanangkan, ia mengklaim sekitar 97 persen telah diselesaikan. Namun, ia mengakui capaian tersebut belum terasa maksimal karena pemerintah masih berada pada tahap peletakan fondasi kebijakan.
“Memang tadi saya sama Pak Gub sendiri bertanya. Nggak berasa ya sudah satu tahun, Bang. Kayaknya kita belum mulai apa-apa ini. Kita baru mengerjakan yang kita bilang Quick Win Program. Dari 40 program, alhamdulillah mungkin 97 persen selesai,” papar Rano.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!