Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak akibat Tanah B
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 13:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
TASIKMALAYA - Puluhan rumah warga terancam rusak akibat fenomena gerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (19/2).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa gerakan tanah dilaporkan terjadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Tasikmalaya yang menyebabkan pergeseran struktur tanah dan berdampak pada pemukiman warga.
Peristiwa tersebut pertama kali terjadi, Senin (16/2) sekitar pukul 03.00 WIB setelah wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Pusat pengendalian operasi (Pusdalops) BNPB mencatat sudah ada lima rumah yang rusak dengan klasifikasi dua unit rumah rusak berat dan tiga unit lainnya rusak ringan.
Adapun proses evakuasi sekaligus pendataan jumlah warga yang terdampak masih berlangsung, setidaknya sampai dengan Rabu (181/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang diterima BNPB, ditemukan sedikitnya ada 47 unit rumah warga yang berada dalam kondisi terancam apabila pergerakan tanah kembali terjadi.
Merespons kerentanan tersebut, Abdul memastikan bahwa tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya melakukan pendampingan melekat untuk memastikan keselamatan dan menjamin kebutuhan dasar warga terdampak.
"47 kepala keluarga yang berada dalam zona rawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gerakan tanah susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!