Kemenhub Benarkan AT-802 PK-PAA Jatuh dan Pilot Meninggal Dunia
Kamis, 19 Feb 2026, 16:47 WIBJAKARTA - Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait kecelakaan pesawat udara yang terjadi pada Kamis (19/2), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membenarkan bahwa AT-802 PK-PAA jatuh dan pilotnya meninggal.
"Pesawat jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA tahun pembuatan 2013, nomor seri 802-0494, yang dioperasikan oleh Pelita Air Service khusus untuk pengangkutan BBM ke daerah terpencil, dilaporkan mengalami kecelakaan dalam penerbangan rute Long Bawan â Tarakan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2).
Ia menjelaskan bahwa pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 04.10 UTC (12.10 WITA) menuju Bandar Udara Tarakan dengan membawa muatan BBM Pertamina dengan estimasi waktu kedatangan di Tarakan pada pukul 05.15 UTC (13.15 WITA). Pilot menyampaikan kepada petugas ATC Tarakan waktu perkiraan pesawat Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC (12.24 WITA), namun pada pukul 04.20 UTC (12.20 WITA), diterima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.
"Berdasarkan data awal, penyebab kejadian kecelakaan pesawat yang mengangkut 1 (satu) orang crew yaitu pilot saat ini masih dalam penyelidikan. Informasi terakhir yang kami peroleh pada pukul 15.16 WITA Â pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia," kata Lukman.
Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026. Total pemeriksaan jam terbang pesawat mencapai 3.303 jam
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah berkoordinasi dengan operator, otoritas bandara, serta instansi terkait untuk memastikan langkah penanganan di lapangan berjalan dengan baik. Proses investigasi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku oleh instansi berwenang.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini dan mengimbau semua pihak untuk menunggu informasi resmi yang terverifikasi," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Iran Minta AS Tarik Diri dari Kawasan Teluk Persia
-
BGN Sebut Tujuan Utama Program MBG Ubah Pola Pikir Masyarakat soal Gizi
-
Pesawat Pengangkut Bahan Bakar Minyak Terjatuh di Nunukan
-
Gubernur Aceh Muzakir Sampaikan Selamat kepada Mendagri atas Penganugerahan Gelar Adat dari Wali Nanggroe
-
Pesawat Jenis Cessna "Nyublek" di Persawahan Karawang, Semua Awak Selamat
-
Pemerintah RI Luncurkan Peta Jalan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru
-
Menko AHY Belum Dapat Pastikan Penyebab Pesawat ATR Jatuh, Investigasi Masih Berlangsung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.