Pos PGA Berharap Warga Mewaspadai Awan Panas Guguran Karangetang

Selasa, 18 Agu 2026, 23:47 WIB

Manado - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang berharap warga mewaspadai potensi awan panas guguran Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

"Awan panas guguran bisa terjadi akibat material vulkanik terus menumpuk di puncak kawah yang kemudian runtuh," kata Yudia di Manado, Selasa.

Ket. Foto: Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. — Sumber: Antara

Potensi awan panas guguran bisa saja terjadi apalagi saat ini luncuran lava pijar masih teramati di puncak kawah utara (kawah dua).

"Ini yang harus diwaspadai apalagi runtuhan material vulkanik dapat terjadi sewaktu-waktu," ujarnya.

Karena itu, dia berharap warga yang melakukan aktivitas pertanian di lereng Gunung Karangetang berhati-hati serta mematuhi radius bahaya yang direkomendasikan.

Sebagaimana data hasil pengamatan aktivitas Gunung Karangetang periode 17 Agustus 2026, asap kawah dua putih tipis tekanan asap lemah sedang lebih kurang 25 meter, sinar api lebih kurang 10-25 meter.

Suara gemuruh lemah agak kuat di sertai kepulan asap putih keabu-abuan tipis agak tebal lalu condong ke bagian utara timur laut dengan sekitar 25-100 meter.

Guguran lava pijar ke arah Kali Sumpihi lebih kurang 100-700 meter dan pada pukul 11.00 Wita pengamatan dari Kampung Pehe, Kecamatan Siau Barat teramati vegetasi antara Kali Kinali dan Hiung terbakar.

Pada aktivitas Level II (Waspada) diharapkan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah utara-barat dan barat daya sejauh 2.5 kilometer dari kawah utara.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan

Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!

Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri

DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Tangani Dampak Gempa NTT

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ganggu Kesepakatan AS-Iran

Singapura dan Hong Kong Perkuat Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas

Infantino Kehilangan Orang Kepercayaan Saat Tekanan di FIFA Meningkat

Serena dan Venus Williams Kembali Bertanding di Nomor Ganda, Kalah Dramatis di Cincinnati Open

Tiga Gunung Api Erupsi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Perseteruan di Federasi Sepak Bola Asia Makin Panas, Presiden AFC Kecam Qatar

Unggulan Tumbang, Peluang Jonatan dan Alwi di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Makin Terbuka

Liga Inggris Akan Publikasikan Evaluasi Independen Keputusan Wasit dan VAR Setiap Pekan

Mendekati Horor, The X-Files: I Want to Believe Dirilis Ulang dalam Director’s Cut R-Rated, Lebih Gelap dari Versi 2008

Desa-desa Hantu di Irak: ISIS Mengusir Warga, Kini Musuh Baru Mencegah Penduduk Pulang Kembali

'The Last Photograph', Thriller Gelap Terbaru Zack Snyder Tentang Fotografer Perang yang Menyelamatkan Anak-anak dari Bahaya Kartel

Pos PGA Berharap Warga Mewaspadai Awan Panas Guguran Karangetang

Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Kurang dari 5 BTS Masih Terdampak.

Memacu Pengentasan Kawasan Kumuh di 17 Kabupaten dan Kota di  Sumsel

Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa

Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Penyakit Diare

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.