BGN Sebut Tujuan Utama Program MBG Ubah Pola Pikir Masyarakat soal Gizi
Jumat, 17 Apr 2026, 16:45 WIBJAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tujuan utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengubah pola pikir masyarakat tentang gizi, bukan sekadar memberikan makanan kepada penerima manfaat.
"Harus ditanamkan bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan makanan bergizi. Namun, dalam pelaksanaannya, karena melibatkan mitra, kita tidak bisa langsung memprioritaskan kelompok tertentu saja. Maka, saat ini, kami siap mengoperasionalkan sekitar 900 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil," kata Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan hal tersebut menanggapi perintah Presiden Prabowo Subianto agar MBG fokus diberikan kepada anak-anak yang kurang gizi.
Ia menegaskan BGN telah mengingatkan seluruh mitra dan SPPG agar sebelum menyasar peserta didik, asupan gizi hendaknya terlebih dahulu menyasar kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ia mengemukakan perubahan pola pikir masyarakat tentang gizi kini juga sudah terlihat.
Setiap pagi, katanya, dari Aceh hingga Papua, dari desa sampai dengan metropolitan, masyarakat mulai memahami bahwa makanan untuk anak-anak harus bergizi seimbang.
"Harus lengkap karbohidrat, protein, serat, dan vitamin. Yang dulu hanya dipikirkan sebagian kecil orang, sekarang hampir seluruh masyarakat Indonesia memperhatikan apa yang dimakan anak-anaknya," katanya.
Selama satu tahun program MBG berjalan, ia juga mengatakan adanya keterlibatan langsung masyarakat yang efektif, bahkan percepatan sebagai terasa.
"Anak-anak semakin banyak mendapatkan manfaatnya dan yang paling penting adalah tumbuhnya ekonomi lokal," ucap Sony.
- Gizi
- BGN
- program mbg
- Ubah Pola Pikir
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Peternak Minta Telur Bebek Masuk Program Gizi Nasional! Komisi IX DPR Siap Kawal
-
Kekuatan Visual di Spotify, Rahasia Sukses Podcast Malaka dan In Her View
-
Banjir Penumpang di Stasiun Bandung, KAI Daop 2 Cetak Rekor Okupansi Luar Biasa
-
Tekanan Publik Hantui Juara Loncat Indah Olimpiade Quan Hongchan, Sempat Ingin Pensiun Dini
-
Menteri Ekraf dan Dubes Korsel Adakan Pertemuan Bahas Kolaborasi Penguatan Kerja Sama Ekraf RI-Korea
-
Bantuan Logistik Pangan untuk Warga Terdampak Gempa di Sulteng
-
Antonelli Incar Hat-trick saat Balapan Formula 1 Kembali Digelar di Miami
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.