Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bobby Nasution Pastikan Dana Transfer Pusat Rp6,3 Triliun untuk Pemulihan Pasca-Bencana Sumut

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 17:24 WIB | Oleh:
Bobby Nasution Pastikan Dana Transfer Pusat Rp6,3 Triliun untuk Pemulihan Pasca-Bencana Sumut Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kiri) menemui korban banjir di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (18/2).

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana melalui optimalisasi dana Transfer ke Daerah (TKD) yang baru saja disetujui pemerintah pusat.

Dari total alokasi tambahan sebesar Rp10,65 triliun untuk wilayah Sumatera, Provinsi Sumatera Utara menerima kucuran dana mencapai Rp6,3 triliun yang akan diprioritaskan bagi rehabilitasi infrastruktur dan hunian warga. Saat meninjau dampak banjir di Tapanuli Tengah, Kamis (19/2), Bobby meminta pemerintah kabupaten segera merampungkan pendataan agar bantuan rumah rusak dapat disalurkan secara tepat sasaran tanpa hambatan birokrasi.

"Kami tinggal menunggu juknis (petunjuk teknis)-nya. Kalau juknisnya keluar, pasti langsung kami gunakan," kata dia setelah meninjau lokasi terdampak banjir di Tapanuli Tengah, Kamis.

Ia menyebutkan hingga kini komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan, termasuk kemungkinan tambahan anggaran pasca-bencana.

Pihaknya juga memastikan bahwa Pemprov Sumut tidak akan menunda realisasi begitu regulasi teknis diterima terkait dengan dana tersebut.

Provinsi Sumut menerima tambahan anggaran sekitar Rp6,3 triliun, di antaranya Rp1,2 triliun untuk provinsi, dan sisanya bagi 33 kabupaten/kota di Sumut.

"Dana yang ada saja, sudah kami geser untuk penanganan bencana. Apalagi kalau ada tambahan dari pusat melalui TKD, tentu akan langsung kita maksimalkan," kata dia.

Ia juga menekankan percepatan pencairan dan penggunaan dana TKD ini menjadi kunci agar masyarakat Sumut di wilayah terdampak bencana segera mendapatkan kepastian.

"Pemerintah pusat melalui Bapak Presiden telah menunjukkan komitmen membantu daerah terdampak, dan Pemprov Sumut siap menindaklanjuti secara cepat dan akuntabel," kata Bobby.

Selain menunggu realisasi dana TKD, ia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah untuk mempercepat pengiriman data warga terdampak agar bantuan telah tersedia bisa segera dibagikan.

"Kami minta datanya dipercepat. Dana hunian tetap, perbaikan rumah rusak ringan maupun sedang sudah ada. Supaya bisa segera disalurkan ke masyarakat,” katanya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui tambahan alokasi dana transfer ke daerah dari pemerintah sebesar Rp10,65 triliun bagi wilayah terdampak bencana di Sumatra.

"Pemberian tambahan alokasi TKD disetujui sebesar Rp10,65 triliun. Jadi, bukan angka tujuh (triliun), apa delapan (triliun), kita ambil maksimal sesuai usulan Menteri Dalam Negeri," katanya saat Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Jakarta, Rabu (18/2).

Ia mengatakan penetapan ini menimbang adanya 47 daerah terdampak bencana mengalami penurunan TKD dan 20 daerah tidak terdampak yang juga mengalami penurunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pemkot Bandung Selidiki Kasus Pengelupasan Pohon

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.